Arenabetting – AC Milan meraih kemenangan besar saat bertandang ke markas RB Salzburg pada matchday kedua Liga Europa 2026/2027. Rossoneri menang 4-0 di Red Bull Arena, Kamis (15/10/2026) malam WIB, berkat hat-trick Alphadjo Cisse dan satu gol Goncalo Ramos.
Meski menang dengan skor telak, pelatih Ruben Amorim menilai penampilan Milan belum sempurna. Ia merasa timnya pernah bermain lebih baik dalam pertandingan lain, terutama dari sisi penguasaan dan kontrol permainan.
Menurut Amorim, hasil akhir tidak selalu menggambarkan keseluruhan performa tim. Milan memang tampil efektif di depan gawang, tetapi masih ada sejumlah kelemahan yang perlu diperbaiki agar mereka bisa bermain lebih konsisten.
Milan Tampil Efektif di Markas Salzburg
Kemenangan 4-0 menjadi hasil positif bagi AC Milan dalam perjalanan mereka di Liga Europa. Alphadjo Cisse tampil menonjol dengan mencetak tiga gol, sementara Goncalo Ramos turut menyumbang satu gol untuk memastikan kemenangan tim tamu.
Jika melihat jumlah peluang, pertandingan sebenarnya berlangsung cukup seimbang. Salzburg melepaskan 14 tembakan, sedangkan Milan mencatatkan 15 percobaan sepanjang laga.
Perbedaan terlihat dari ketepatan penyelesaian akhir kedua tim. Milan mampu mengarahkan sembilan tembakan ke gawang, sementara Salzburg hanya mencatatkan tiga tembakan tepat sasaran.
Amorim Belum Puas dengan Performa Tim
Meski skor akhir terlihat meyakinkan, Amorim tidak menganggap pertandingan tersebut sebagai penampilan terbaik Milan. Ia menilai timnya pernah menunjukkan permainan yang lebih baik dalam beberapa laga sebelumnya.
Menurutnya, Milan juga pernah tampil lebih mampu mengendalikan jalannya pertandingan. Kali ini, mereka memang berhasil mencetak banyak gol, tetapi hasil tersebut tidak berarti seluruh aspek permainan sudah berjalan sesuai harapan.
Amorim mengingatkan bahwa Salzburg sebenarnya memiliki beberapa peluang berbahaya. Jika tim tuan rumah mampu menyelesaikan kesempatan tersebut dengan lebih akurat, Milan bisa menghadapi situasi yang jauh lebih sulit.
Karena itu, pelatih tersebut meminta timnya tidak hanya terpaku pada kemenangan besar. Evaluasi tetap diperlukan agar Milan bisa memperbaiki kekurangan dan menghindari masalah serupa dalam pertandingan berikutnya.
Ketajaman Milan Jadi Pembeda
Salah satu faktor utama kemenangan Milan adalah kemampuan mereka memaksimalkan peluang. Ketika Salzburg gagal memanfaatkan sejumlah kesempatan, Rossoneri justru mampu mengubah serangan menjadi gol.
Efektivitas itu membuat Milan unggul jauh meskipun jumlah tembakan kedua tim tidak terpaut besar. Sembilan tembakan tepat sasaran menunjukkan bahwa tim tamu lebih mampu mengarahkan bola ke area gawang yang membahayakan lawan.
Hat-trick Alphadjo Cisse menjadi bagian penting dari keberhasilan tersebut. Sementara itu, gol Goncalo Ramos melengkapi kemenangan yang membawa Milan pulang dengan hasil meyakinkan.
Namun, ketajaman di depan gawang belum cukup untuk menutupi semua kekurangan. Milan tetap perlu meningkatkan kontrol permainan dan mengurangi kesempatan yang diberikan kepada lawan.
Milan Punya Pekerjaan Rumah
Amorim mengakui masih ada banyak hal yang harus dibenahi setelah pertandingan melawan Salzburg. Ia tetap melihat kemenangan tersebut sebagai hasil yang menyenangkan, tetapi tidak ingin timnya terlena dengan skor besar.
Evaluasi terutama diperlukan agar Milan lebih solid ketika menghadapi lawan yang mampu memanfaatkan peluang dengan lebih baik. Performa bertahan dan kemampuan mengendalikan pertandingan akan menjadi bagian penting dalam proses perbaikan.
Kemenangan 4-0 tetap menjadi modal positif bagi Rossoneri di Liga Europa. Kini, tantangan bagi Amorim adalah memastikan efektivitas tersebut berjalan seiring dengan permainan yang lebih konsisten di pertandingan selanjutnya.


