Arenabetting – Achmad Jufriyanto resmi mengakhiri kariernya sebagai pesepak bola profesional. Legenda Persib Bandung itu kini akan memulai babak baru dengan fokus menjalankan tugas sebagai asisten pelatih tim untuk menghadapi musim 2026/2027.
Keputusan tersebut diumumkan Persib setelah mendapat rekomendasi dari pelatih kepala Igor Tolic. Sejak Sabtu (11/7/2026), klub secara resmi memperkenalkan peran baru Jufriyanto sebagai bagian dari jajaran staf pelatih.
Bagi pria yang akrab disapa Jupe itu, perubahan peran bukan sesuatu yang asing. Dalam beberapa musim terakhir, ia memang sudah menjalankan tugas ganda sebagai pemain sekaligus membantu tim pelatih.
Tinggalkan Lapangan Hijau
Pada dua musim terakhir, Jupe lebih sering menjalankan peran sebagai player-coach. Meski masih terdaftar sebagai pemain, kesempatan tampil di lapangan sudah sangat terbatas.
Penampilan terakhirnya bersama Persib terjadi pada Liga 1 musim 2024/2025. Saat itu, bek senior tersebut hanya mencatat dua kali penampilan.
Dengan usia yang kini mendekati 40 tahun, Jupe akhirnya memutuskan untuk sepenuhnya meninggalkan dunia sebagai pemain dan fokus membangun karier di bidang kepelatihan.
Siap Jalankan Tugas Baru
Jupe mengaku tidak mengalami kesulitan dalam menjalani peran barunya. Menurutnya, perubahan terbesar hanya terletak pada posisi yang kini berada di pinggir lapangan.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Bojan Hodak yang telah memberikan kesempatan belajar selama tiga musim terakhir. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting sebelum akhirnya dipercaya menjadi asisten pelatih.
Berkat kesempatan itu, Jupe merasa lebih siap menghadapi tanggung jawab baru. Ia kini mulai menikmati pekerjaannya sebagai bagian dari tim pelatih Persib.
Menurutnya, proses transisi berjalan cukup lancar karena sebelumnya sudah terbiasa membantu pelatih dalam berbagai kesempatan.
Ingin Jadi Penghubung Pelatih dan Pemain
Sebagai asisten pelatih, Jupe menyadari tanggung jawabnya kini semakin besar. Ia harus mampu menyampaikan instruksi dari pelatih kepala kepada seluruh pemain dengan cepat dan jelas.
Saat masih berstatus player-coach, ia mengaku belum bisa menjalankan tugas tersebut secara maksimal karena masih harus fokus bermain di lapangan.
Kini, dengan peran yang lebih jelas, Jupe ingin menjadi penghubung yang efektif antara staf pelatih dan para pemain agar program latihan maupun strategi dapat diterapkan dengan baik.
Ia berharap keberadaannya bisa memberikan dampak positif bagi perkembangan tim sepanjang musim.
Ingin Terus Berkontribusi untuk Persib
Jupe memiliki hubungan yang sangat erat dengan Persib. Sejak pertama kali bergabung pada 2013, ia memang beberapa kali sempat memperkuat klub lain seperti Sriwijaya, Kuala Lumpur, dan Bhayangkara.
Namun, perjalanan kariernya selalu membawanya kembali ke Bandung. Karena itu, kesempatan menjadi asisten pelatih memiliki arti yang sangat spesial bagi dirinya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada manajemen Persib yang telah memberikan kepercayaan tersebut. Kini, Jupe bertekad memberikan kontribusi terbaik dari pinggir lapangan, sama seperti saat masih berjuang mengenakan seragam Maung Bandung sebagai pemain.


