Arenabetting Situs Judi Bola Sbobet Terpercaya

Amorim Soroti Masalah Milan Usai Derby, Penguasaan Bola Jadi PR Besar

Arenabetting – Ruben Amorim langsung menemukan pekerjaan rumah penting setelah menangani AC Milan. Pelatih asal Portugal itu menilai penguasaan bola masih menjadi kelemahan timnya setelah Rossoneri bermain imbang 1-1 melawan Inter Milan di laga pramusim.

Duel Derby Della Madonina tersebut berlangsung di Optus Stadium, Perth, Australia, Rabu (5/8/2026). Inter lebih dulu unggul melalui Federico Dimarco pada menit ke-52, sebelum Milan menyamakan skor lewat penalti Christopher Nkunku pada menit ke-83.

Hasil imbang itu belum membuat Amorim puas. Ia melihat Milan masih membutuhkan banyak perbaikan, terutama dalam mengontrol jalannya pertandingan melalui penguasaan bola. Kondisi tersebut cukup wajar karena Amorim baru mulai menangani tim pada musim panas ini.

Milan Masih Kesulitan Mengontrol Laga

Amorim menilai Milan belum mampu menguasai bola dengan baik ketika menghadapi Inter. Kondisi tersebut membuat timnya kesulitan mengendalikan pertandingan dan lebih sering berada dalam tekanan.

Bagi pelatih berusia 41 tahun tersebut, penguasaan bola menjadi bagian penting dari gaya permainan yang ingin diterapkannya. Milan harus mampu mempertahankan bola lebih lama agar lawan tidak memiliki banyak kesempatan untuk memberikan tekanan.

Perubahan tersebut tentu membutuhkan waktu. Para pemain Milan masih harus memahami instruksi dan pola permainan baru yang dibawa Amorim setelah dirinya ditunjuk sebagai pelatih.

Amorim Minta Pemain Lebih Sabar

Amorim tidak berharap perubahan besar terjadi secara instan. Ia menyadari para pemain membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan pendekatan permainan yang berbeda dari sebelumnya.

Menurutnya, semakin lama Milan mampu menguasai bola, semakin kecil tekanan yang akan diterima pertahanan. Karena itu, peningkatan dalam fase penguasaan bola menjadi salah satu fokus utama selama pramusim.

Pelatih asal Portugal itu juga melihat sisi positif dari skuad yang diwarisinya. Ia menilai para pemain Milan memiliki kemampuan untuk menjalankan instruksi dan berkembang dalam sistem yang sedang dibangunnya.

Keyakinan tersebut menjadi modal penting bagi Amorim. Ia tidak perlu membangun tim dari awal karena sudah memiliki kelompok pemain yang dianggap cukup solid untuk memasuki musim baru.

Allegri Tinggalkan Fondasi yang Bagus

Amorim memberikan apresiasi kepada Massimiliano Allegri yang menangani Milan sebelum dirinya. Menurutnya, pekerjaan Allegri membuat kondisi skuad tetap berada dalam fondasi yang baik.

Penilaian tersebut menunjukkan bahwa Amorim tidak melihat banyak masalah mendasar dalam komposisi pemain Milan. Fokus utamanya kini adalah menyesuaikan gaya bermain dengan ide yang ingin diterapkan.

Milan juga masih memiliki waktu selama pramusim untuk memperbaiki kekurangan. Hasil imbang melawan Inter bisa menjadi bahan evaluasi sebelum menghadapi pertandingan kompetitif.

Penguasaan Bola Jadi Target Utama

Perbaikan penguasaan bola menjadi tantangan penting bagi Amorim. Ia ingin Milan lebih dominan dan tidak mudah kehilangan kendali ketika menghadapi lawan dengan kualitas tinggi.

Duel melawan Inter memberikan gambaran awal mengenai pekerjaan yang harus diselesaikan. Milan mampu menyamakan skor melalui Nkunku, tetapi masih perlu meningkatkan kontrol permainan secara keseluruhan.

Amorim kini punya tugas membawa Rossoneri semakin memahami sistemnya. Jika proses adaptasi berjalan sesuai rencana, Milan diharapkan tampil lebih dominan ketika musim baru benar-benar dimulai.