Arenabetting – Arsenal akhirnya kembali mencetak gol melalui situasi bola mati setelah mengalahkan Everton dengan skor 2-0 dalam lanjutan Liga Inggris 2026/2027. Pertandingan di Emirates Stadium, Sabtu (24/10/2026), menjadi momen penting bagi The Gunners yang sempat kesulitan memanfaatkan peluang dari skema tersebut.
Gol pembuka Arsenal tercipta melalui situasi sepak pojok yang dieksekusi Martin Odegaard. Bola yang mengarah ke kotak penalti menimbulkan kemelut sebelum Viktor Gyokeres meneruskannya dan Ezri Konsa menyelesaikan peluang menjadi gol.
Hasil ini sekaligus mengakhiri penantian Arsenal untuk mencetak gol dari bola mati pada musim ini. Sebelumnya, gol-gol mereka lebih banyak lahir melalui permainan terbuka dalam tujuh pertandingan awal Liga Inggris.
Gol Ezri Konsa Akhiri Kebuntuan Arsenal
Arsenal memulai pertandingan melawan Everton dengan upaya membangun tekanan sejak awal. Namun, momen penting hadir ketika sepak pojok Martin Odegaard menciptakan situasi berbahaya di depan gawang lawan.
Viktor Gyokeres terlibat dalam proses terciptanya gol melalui bola yang bergulir di area pertahanan Everton. Ezri Konsa kemudian memanfaatkan peluang tersebut untuk membawa Arsenal unggul.
Gol itu menjadi pencapaian penting bagi Arsenal karena mereka akhirnya kembali mendapatkan hasil dari skema bola mati. Situasi ini juga menunjukkan bahwa variasi serangan tetap menjadi bagian penting dalam upaya tim menciptakan peluang.
Berbeda dari Ketajaman Bola Mati Musim Lalu
Pada musim sebelumnya, Arsenal dikenal memiliki kemampuan kuat dalam memanfaatkan situasi bola mati. Tim asuhan Mikel Arteta mampu mencetak 25 gol melalui skema tersebut di Premier League, termasuk 19 gol dari sepak pojok.
Catatan itu menjadi yang terbanyak di antara seluruh tim Premier League pada musim lalu. Efektivitas tersebut turut membantu Arsenal menjaga daya saing dalam persaingan gelar juara.
Namun, performa mereka dalam situasi bola mati sempat menurun pada awal musim 2026/2027. Dalam tujuh pertandingan sebelumnya, Arsenal lebih sering mencetak gol melalui permainan terbuka dibandingkan memanfaatkan tendangan bebas atau sepak pojok.
Gol Ezri Konsa melawan Everton akhirnya mengakhiri periode tanpa gol bola mati tersebut. Arsenal kini memiliki alasan untuk kembali mengandalkan salah satu kekuatan yang menonjol pada musim sebelumnya.
Konsa Yakin Arsenal Bisa Lebih Tajam
Ezri Konsa menilai Arsenal sebenarnya sudah menunjukkan tanda-tanda mampu mencetak gol melalui situasi bola mati sebelum pertandingan melawan Everton. Ia menyinggung laga menghadapi Bayern yang memberikan sejumlah peluang dari tendangan bebas.
Menurut Konsa, para pemain Arsenal merasa gol dari situasi tersebut hanya tinggal menunggu waktu. Keberhasilan mencetak gol saat melawan Everton akhirnya menjadi bukti bahwa usaha mereka mulai membuahkan hasil.
Keyakinan tersebut dapat menjadi dorongan bagi Arsenal untuk meningkatkan efektivitas dalam memanfaatkan bola mati. Dengan kemampuan itu, mereka memiliki pilihan serangan tambahan ketika menghadapi lawan yang mampu bertahan rapat.
Arsenal Terus Bersaing di Papan Atas
Kemenangan 2-0 atas Everton membuat Arsenal mengoleksi 21 poin di klasemen sementara Liga Inggris. Mereka berada di posisi kedua dan hanya tertinggal dari Manchester City berdasarkan selisih gol.
Posisi Arsenal semakin menarik setelah Manchester City menelan kekalahan dari Aston Villa. Hasil tersebut membuat persaingan di papan atas semakin ketat dan membuka peluang bagi The Gunners untuk terus menekan rival mereka.
Keberhasilan kembali mencetak gol bola mati menjadi tambahan positif bagi Arsenal di tengah persaingan tersebut. Jika mampu mempertahankan konsistensi dan memaksimalkan berbagai skema serangan, tim asuhan Arteta berpeluang menjaga persaingan di jalur perebutan posisi teratas.


