Arenabetting Situs Judi Bola Sbobet Terpercaya

betarena

Al Hilal Mulai Dekati Ousmane Dembele, PSG Terancam Kehilangan Bintang Andalan

Arenabetting – Masa depan Ousmane Dembele bersama Paris Saint-Germain mulai menjadi sorotan menjelang bergulirnya musim baru. Penyerang Timnas Prancis itu dikabarkan masuk radar Al Hilal saat proses negosiasi kontrak barunya dengan PSG masih belum menemukan titik temu. Klub asal Arab Saudi tersebut dilaporkan sudah menjalin komunikasi awal dengan pihak yang mewakili Dembele. Langkah itu dilakukan untuk mengetahui apakah peraih Ballon d’Or tersebut tertarik melanjutkan karier di Liga Arab Saudi sebelum pembicaraan resmi dilakukan dengan PSG. Situasi ini membuat posisi Dembele semakin menarik untuk diikuti. Di satu sisi ia masih menjadi pemain penting PSG, tetapi di sisi lain tawaran besar dari Al Hilal berpotensi mengubah arah karier sang bintang dalam waktu dekat. Al Hilal Lakukan Pendekatan Awal Menurut laporan jurnalis Belgia Sacha Tavolieri, Al Hilal belum mengirimkan proposal resmi kepada PSG. Klub tersebut masih fokus mencari tahu respons Dembele terhadap proyek yang mereka siapkan. Jika sang pemain memberikan sinyal positif, Al Hilal diperkirakan akan segera membuka negosiasi dengan PSG untuk membahas kemungkinan transfer pada bursa musim panas. Langkah itu dinilai sebagai strategi agar proses negosiasi berjalan lebih efektif. Dengan mengetahui keinginan pemain lebih dulu, klub Arab Saudi tersebut bisa menentukan langkah berikutnya sebelum mengajukan penawaran resmi. Negosiasi Kontrak Belum Temui Kesepakatan Dembele sebenarnya masih memiliki kontrak bersama Les Parisiens hingga Juni 2028. Meski demikian, pembahasan mengenai perpanjangan masa kerja dikabarkan masih berlangsung tanpa adanya kesepakatan akhir. Laporan dari media Prancis mengungkapkan bahwa PSG tetap mempertahankan struktur gaji yang berlaku di dalam klub. Manajemen tidak ingin memberikan kenaikan gaji yang dianggap terlalu tinggi kepada sang penyerang. Sementara itu, Dembele dikabarkan berharap memperoleh peningkatan gaji yang jauh lebih besar dibanding tawaran yang diberikan klub. Perbedaan keinginan tersebut membuat proses negosiasi berjalan cukup alot. PSG disebut siap memberikan gaji sekitar 25,5 juta poundsterling per tahun. Namun, pemain berusia 29 tahun itu dikabarkan menginginkan nilai yang hampir dua kali lipat dari angka tersebut. Kekuatan Finansial Al Hilal Jadi Ancaman Permintaan gaji Dembele diyakini bukan persoalan besar bagi Al Hilal. Klub tersebut selama ini dikenal berani mengeluarkan dana besar demi mendapatkan pemain-pemain papan atas dari Eropa. Kemampuan finansial klub Arab Saudi itu sudah terlihat dalam beberapa musim terakhir. Mereka mampu menawarkan kontrak bernilai fantastis kepada sejumlah pemain bintang agar bersedia melanjutkan karier di kompetisi domestik. Sebagai gambaran, laporan Sportune mengungkapkan Karim Benzema memperoleh pendapatan yang sangat besar setelah bermain di Arab Saudi. Nilai tersebut memperlihatkan kekuatan finansial klub-klub di negara tersebut dalam bersaing di bursa transfer. Kondisi itu membuat peluang Al Hilal merekrut Dembele tetap terbuka lebar apabila sang pemain bersedia mendengarkan tawaran yang diajukan. Keputusan Dembele Dinanti Banyak Pihak Bertahan di PSG tentu masih menjadi pilihan menarik bagi Dembele. Bersama Les Parisiens, ia memiliki kesempatan untuk terus bersaing memperebutkan gelar Liga Prancis maupun Liga Champions setiap musim. Namun, tawaran bernilai tinggi dari Al Hilal bisa menjadi pertimbangan besar yang sulit diabaikan. Faktor finansial diperkirakan akan memainkan peran penting dalam menentukan keputusan sang pemain. Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari PSG maupun Al Hilal mengenai rumor tersebut. Meski begitu, perkembangan negosiasi Dembele diperkirakan akan terus menjadi perhatian selama bursa transfer musim panas masih berlangsung.

Al Hilal Mulai Dekati Ousmane Dembele, PSG Terancam Kehilangan Bintang Andalan Read More »

Emile Heskey Sarankan Liverpool Jual Cody Gakpo, Ini Alasannya

Arenabetting – Masa depan Cody Gakpo di Liverpool kembali menjadi sorotan setelah mantan penyerang The Reds, Emile Heskey, memberikan pandangannya. Menurutnya, Liverpool perlu mempertimbangkan melepas sang winger apabila ada klub yang datang dengan penawaran menarik. Komentar tersebut muncul setelah performa Gakpo mengalami penurunan pada musim lalu. Padahal, pemain asal Belanda itu sempat tampil impresif ketika membantu Liverpool meraih gelar Premier League pada musim 2024/2025. Kini, dengan hadirnya Andoni Iraola sebagai manajer baru, peluang terjadinya perubahan dalam skuad Liverpool semakin terbuka. Heskey menilai keputusan terkait masa depan Gakpo harus diambil berdasarkan kebutuhan tim dan rencana pelatih. Performa Gakpo Jadi Sorotan Gakpo bergabung dengan Liverpool dari PSV Eindhoven pada Januari 2023. Sejak saat itu, ia perlahan menjadi bagian penting dalam lini serang tim, meski penampilannya belum selalu stabil. Musim 2024/2025 menjadi periode terbaiknya bersama Liverpool. Saat itu, ia mencetak 10 gol dan lima assist dari 35 pertandingan Premier League, sekaligus membantu The Reds meraih gelar juara. Namun, situasi berubah pada musim berikutnya. Gakpo hanya mampu mengoleksi tujuh gol di Premier League, sementara Liverpool gagal mempertahankan gelar yang sebelumnya berhasil diraih. Penurunan kontribusi tersebut membuat namanya mulai dikaitkan dengan peluang hengkang dari Anfield pada bursa transfer musim panas. Heskey Nilai Penjualan Bisa Untungkan Klub Heskey menilai Liverpool sebaiknya membuka peluang melepas Gakpo jika ada tawaran yang sesuai. Menurutnya, pemain berusia 27 tahun itu masih memiliki nilai jual yang tinggi di pasar transfer. Ia juga berpandangan bahwa seorang pelatih baru perlu mengevaluasi seluruh pemain secara objektif sebelum menentukan siapa yang dipertahankan dan siapa yang dilepas. Hasil penjualan Gakpo, menurut Heskey, bisa dimanfaatkan untuk mendatangkan pemain yang lebih sesuai dengan kebutuhan serta filosofi permainan Andoni Iraola. Langkah seperti itu dinilai wajar dilakukan dalam proses membangun tim baru agar Liverpool memiliki skuad yang benar-benar sesuai dengan visi sang pelatih. Tottenham Dikabarkan Tertarik Di tengah spekulasi yang berkembang, Tottenham Hotspur menjadi salah satu klub yang dikabarkan tertarik menggunakan jasa Gakpo. Hingga kini belum ada kepastian mengenai masa depan sang pemain, tetapi rumor transfer terus bermunculan. Meski performanya bersama Liverpool mengalami penurunan, Gakpo tetap menunjukkan kualitas saat membela Timnas Belanda di Piala Dunia 2026. Ia berhasil mencetak tiga gol dan satu assist dari empat pertandingan. Penampilan tersebut membuat namanya tetap mendapat perhatian dari sejumlah klub yang sedang mencari tambahan kekuatan di sektor sayap. Meski demikian, Heskey menilai performa apik bersama tim nasional belum cukup menjadi alasan untuk mengabaikan inkonsistensi yang masih terlihat saat membela Liverpool. Liverpool Hadapi Keputusan Penting Liverpool kini berada di persimpangan dalam menentukan masa depan Gakpo. Jika ada tawaran yang dianggap menguntungkan, peluang untuk melepas sang pemain terbuka cukup lebar. Di sisi lain, Iraola tentu membutuhkan waktu untuk menilai kemampuan seluruh pemain sebelum mengambil keputusan akhir mengenai komposisi skuad musim depan. Apapun keputusan yang diambil nanti, masa depan Gakpo diperkirakan akan menjadi salah satu topik yang terus menarik perhatian selama bursa transfer masih berlangsung.

Emile Heskey Sarankan Liverpool Jual Cody Gakpo, Ini Alasannya Read More »

John Herdman Waspadai Kamboja dan Vietnam, Timnas Indonesia Siap Hadapi Ujian Berat di Piala AFF 2026

Arenabetting – Timnas Indonesia dipastikan menghadapi tantangan besar pada fase grup Piala AFF 2026. Pelatih John Herdman menilai persaingan di Grup B tidak akan mudah karena beberapa lawan datang dengan kekuatan yang semakin meningkat berkat tambahan pemain naturalisasi. Vietnam dan Kamboja menjadi dua tim yang paling mendapat sorotan. Kedua negara itu kini memiliki sejumlah pemain naturalisasi yang dinilai mampu meningkatkan kualitas permainan sekaligus membuat persaingan di grup semakin ketat bagi Skuad Garuda. Meski begitu, Herdman tetap fokus mempersiapkan timnya sebaik mungkin. Program latihan yang sedang berjalan di Bali menjadi bagian penting untuk memastikan para pemain berada dalam kondisi terbaik sebelum turnamen dimulai. Vietnam dan Kamboja Datang dengan Kekuatan Baru Herdman mengaku sudah mengikuti perkembangan kekuatan para pesaing Indonesia. Menurutnya, Vietnam kini memiliki beberapa pemain naturalisasi asal Brasil yang membuat kualitas tim semakin meningkat. Selain Vietnam, Kamboja juga menjadi perhatian serius. Tim tersebut baru menambah kekuatan lewat naturalisasi Iago Bento asal Brasil sehingga jumlah pemain naturalisasi di dalam skuad mereka semakin banyak. Pelatih asal Kanada itu menilai kondisi tersebut akan menjadi ujian menarik bagi Tim Merah Putih. Ia mendengar Vietnam memiliki sekitar lima pemain naturalisasi asal Brasil, sedangkan Kamboja memiliki jumlah yang lebih banyak sehingga persaingan diprediksi berlangsung sengit. Timor Leste Juga Tidak Bisa Diremehkan Selain Vietnam dan Kamboja, Timor Leste turut menghuni grup yang sama bersama Indonesia. Tim yang berjuluk O Sol Nascente itu juga datang dengan komposisi pemain yang cukup berbeda dibanding beberapa tahun terakhir. Timor Leste diperkuat sejumlah pemain diaspora yang memiliki garis keturunan Portugal. Kehadiran mereka membuat kualitas tim diperkirakan mengalami peningkatan dan berpotensi memberikan kejutan di turnamen. Situasi tersebut membuat seluruh peserta di Grup B memiliki kekuatan yang lebih merata. Karena itu, Skuad Garuda harus tampil konsisten sejak pertandingan pertama agar peluang lolos tetap terbuka. Indonesia juga tidak boleh lengah menghadapi setiap lawan. Seluruh pertandingan diprediksi berjalan ketat karena masing-masing tim membawa komposisi pemain terbaik yang tersedia. Indonesia Andalkan Pemain Diaspora Di sisi lain, Indonesia juga memiliki tambahan kekuatan melalui para pemain diaspora yang telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia. Kehadiran mereka diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan tim. Beberapa nama seperti Ragnar Oratmangoen, Ivar Jenner, dan Jordi Amat masuk dalam kelompok pemain yang dipersiapkan untuk menghadapi Piala AFF 2026. Pengalaman mereka di level internasional menjadi modal penting bagi Tim Merah Putih. Herdman menjelaskan tim masih menjalani pemusatan latihan di Bali selama beberapa hari. Setelah agenda tersebut selesai, pengumuman skuad akhir akan dilakukan di Jakarta. Pelatih berusia 50 tahun itu berharap seluruh pemain dapat menunjukkan perkembangan positif selama latihan sehingga tim memiliki komposisi terbaik saat memasuki turnamen. Fokus Matangkan Persiapan Menuju Turnamen Persiapan yang dilakukan Indonesia saat ini tidak hanya berfokus pada kebugaran pemain, tetapi juga penyempurnaan strategi menghadapi setiap lawan di fase grup. Seluruh sesi latihan dimanfaatkan untuk meningkatkan kerja sama antarpemain. Persaingan di Grup B diperkirakan menjadi salah satu yang paling menarik pada Piala AFF 2026. Kehadiran banyak pemain naturalisasi dan diaspora membuat kualitas setiap tim semakin kompetitif sejak laga pertama. Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Skuad Garuda diharapkan mampu menjawab tantangan tersebut dan bersaing memperebutkan tiket menuju babak berikutnya meski harus menghadapi lawan-lawan yang kini memiliki kekuatan lebih solid.

John Herdman Waspadai Kamboja dan Vietnam, Timnas Indonesia Siap Hadapi Ujian Berat di Piala AFF 2026 Read More »

Phil Foden Tegaskan Manchester City Masih Haus Gelar Meski Masuki Era Baru

Arenabetting – Manchester City memasuki babak baru setelah ditinggal Pep Guardiola yang mengakhiri masa kepelatihannya usai satu dekade penuh kesuksesan. Meski menghadapi masa transisi, gelandang Phil Foden memastikan The Citizens tetap memiliki ambisi besar untuk terus memenangkan berbagai trofi. Musim 2026/2027 menjadi awal era Enzo Maresca sebagai manajer baru Manchester City. Perubahan di kursi pelatih juga diikuti perombakan skuad dengan masuknya sejumlah pemain muda untuk memperkuat tim. Bagi Foden, pergantian pelatih dan regenerasi pemain tidak mengubah mentalitas Manchester City. Ia menegaskan seluruh pemain masih memiliki tekad yang sama, yakni bersaing di setiap kompetisi dan kembali mengangkat trofi. Foden Pastikan Mental Juara Tetap Terjaga Phil Foden menilai semangat untuk meraih gelar sudah menjadi bagian dari identitas Manchester City. Menurutnya, setiap musim para pemain selalu memiliki target untuk memenangkan kompetisi yang diikuti. Gelandang Timnas Inggris itu mengatakan seluruh anggota tim datang ke pramusim dengan motivasi tinggi. Antusiasme tersebut terlihat sejak sesi latihan pertama di bawah arahan Enzo Maresca. Foden optimistis semangat yang dimiliki para pemain akan menjadi modal penting agar The Citizens tetap mampu bersaing di papan atas musim ini. Era Baru Bersama Enzo Maresca Kepergian Pep Guardiola menandai berakhirnya salah satu periode paling sukses dalam sejarah Manchester City. Selama sepuluh tahun, Guardiola berhasil mempersembahkan 20 trofi dan mengubah City menjadi salah satu klub terbaik di dunia. Kini, tanggung jawab tersebut berada di tangan Enzo Maresca. Pelatih asal Italia itu diharapkan mampu melanjutkan fondasi yang telah dibangun sekaligus membawa ide-ide baru ke dalam permainan tim. Selain pergantian pelatih, Manchester City juga kehilangan beberapa pemain senior seperti Bernardo Silva dan John Stones. Sebagai gantinya, klub mulai memberikan ruang lebih besar kepada generasi baru. Perubahan tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang agar The Citizens tetap kompetitif dalam beberapa musim ke depan. Perpaduan Pemain Muda dan Berpengalaman Manchester City aktif mendatangkan pemain baru untuk memperkuat skuad. Nama-nama seperti Elliot Anderson, Marc Guehi, Antoine Semenyo, Omar Marmoush, Rayan Cherki, dan Tijjani Reijnders menjadi bagian dari regenerasi tim. Foden menilai komposisi skuad saat ini memiliki keseimbangan yang sangat baik. Kehadiran pemain berpengalaman dipadukan dengan energi para pemain muda diyakini mampu meningkatkan kualitas tim. Menurutnya, pemain yang sudah sering meraih gelar dapat menjadi contoh bagi rekan-rekan yang baru bergabung. Situasi tersebut diharapkan menciptakan persaingan sehat sekaligus mempercepat proses adaptasi. Foden juga berharap seluruh pemain dapat saling mendorong untuk terus berkembang demi mempertahankan standar tinggi Manchester City. The Citizens Ingin Kembali Berjaya Setelah gagal menjuarai Premier League dalam dua musim terakhir, Manchester City bertekad kembali bersaing memperebutkan gelar pada musim 2026/2027. Ambisi tersebut menjadi motivasi utama bagi seluruh pemain selama menjalani persiapan pramusim. The Citizens ingin membuktikan bahwa pergantian pelatih bukan akhir dari era kesuksesan mereka. Dengan perpaduan skuad yang semakin segar dan semangat juang yang tetap tinggi, City optimistis mampu kembali menjadi penantang utama di berbagai kompetisi. Foden pun menegaskan target tim tidak berubah. Manchester City akan terus berjuang menjadi klub yang selalu bersaing memperebutkan setiap trofi dan mempertahankan status sebagai salah satu kekuatan terbesar di sepak bola Eropa.

Phil Foden Tegaskan Manchester City Masih Haus Gelar Meski Masuki Era Baru Read More »

Jordi Amat Bidik Gelar Juara di Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia

Arenabetting – Jordi Amat berpeluang kembali membela Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2026. Bek berpengalaman itu siap menyambut turnamen keduanya bersama Garuda dengan target membawa tim meraih gelar juara yang selama ini belum pernah diraih. Piala AFF 2026 menjadi kesempatan bagi Jordi untuk kembali tampil setelah absen pada edisi 2024. Saat itu, Timnas Indonesia lebih mengandalkan skuad muda sehingga namanya tidak masuk dalam daftar pemain yang dipanggil. Kini, di bawah arahan pelatih John Herdman, Jordi kembali masuk dalam persiapan tim. Bek berusia 34 tahun itu berharap bisa menjadi bagian dari skuad final dan membantu Garuda bersaing hingga akhir turnamen. Jordi Ingin Kembali Perkuat Garuda Jordi Amat mengaku antusias menyambut peluang tampil lagi di Piala AFF. Jika masuk dalam daftar akhir pemain, turnamen kali ini akan menjadi penampilan keduanya bersama Timnas Indonesia. Bek berdarah Spanyol-Indonesia tersebut pertama kali merasakan atmosfer Piala AFF pada edisi 2022. Saat itu, ia baru saja resmi menjadi Warga Negara Indonesia sebelum langsung dipercaya memperkuat Garuda. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi Jordi untuk menghadapi persaingan di Piala AFF 2026 yang diprediksi berlangsung semakin ketat. Target Utama Raih Gelar Juara Jordi menegaskan bahwa target Timnas Indonesia adalah memenangkan setiap pertandingan. Menurutnya, hasil maksimal di setiap laga menjadi kunci untuk membuka jalan menuju gelar juara. Garuda memang masih memburu trofi pertama di ajang Piala AFF. Karena itu, seluruh pemain memiliki tekad besar untuk mengakhiri penantian panjang tersebut. Pengalaman yang dimiliki Jordi di level internasional diharapkan mampu memberikan ketenangan di lini belakang. Kehadirannya juga bisa menjadi contoh bagi pemain-pemain muda dalam skuad. Harapan besar kini berada di pundak Garuda untuk tampil konsisten sejak fase grup hingga babak final. Persiapan Terus Dimatangkan Saat ini Timnas Indonesia masih menjalani pemusatan latihan di Bali sebagai bagian dari persiapan menghadapi Piala AFF 2026. Program latihan sudah berlangsung sejak 5 Juli di bawah arahan John Herdman. Selama pemusatan latihan, tim pelatih terus mematangkan kondisi fisik, taktik, dan kerja sama antarpemain. Persiapan tersebut diharapkan membuat Garuda tampil lebih siap saat turnamen dimulai. John Herdman juga masih memanfaatkan sisa waktu latihan untuk menilai performa seluruh pemain sebelum menentukan komposisi terbaik. Keputusan mengenai skuad akhir akan diumumkan setelah tim menyelesaikan agenda latihan di Bali. Garuda Siap Hadapi Laga Perdana Timnas Indonesia dijadwalkan mengawali perjuangannya di Piala AFF 2026 dengan menghadapi Kamboja pada Senin (27/7/2026). Pertandingan tersebut menjadi langkah awal Garuda dalam upaya meraih hasil maksimal di fase grup. Sebelum laga perdana berlangsung, John Herdman akan mengumumkan daftar pemain yang masuk skuad final. Seluruh pemain, termasuk Jordi Amat, masih berjuang untuk mendapatkan tempat dalam tim. Apabila kembali dipercaya memperkuat Garuda, Jordi berharap bisa membantu Timnas Indonesia mewujudkan target besar, yaitu membawa pulang gelar juara Piala AFF 2026 dan mencatat sejarah baru bagi sepak bola nasional.

Jordi Amat Bidik Gelar Juara di Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia Read More »

Latihan Wolves Batal Usai Tolu Arokodare Tolak Tinggalkan Lapangan

Arenabetting – Wolverhampton Wanderers diterpa situasi kurang kondusif di tengah persiapan menghadapi musim 2026/2027. Sesi latihan tim terpaksa dibatalkan setelah striker Tolu Arokodare menolak meninggalkan lapangan meski sudah tidak masuk dalam rencana pelatih Cesar Peixoto. Insiden tersebut terjadi pada Senin (20/7/2026). Arokodare dikabarkan tetap bertahan di lapangan latihan sambil mendesak manajemen Wolves agar melepasnya ke Fiorentina yang menjadi klub tujuan pilihannya. Situasi itu membuat Cesar Peixoto memutuskan menghentikan sesi latihan tim utama. Keputusan tersebut diambil setelah upaya membujuk sang pemain agar meninggalkan lapangan tidak membuahkan hasil. Arokodare Ingin Pindah ke Italia Tolu Arokodare disebut ingin melanjutkan karier di Serie A. Fiorentina menjadi klub yang paling diinginkannya, sementara Torino dan Genoa juga dikabarkan tertarik menggunakan jasanya. Namun, Wolves memilih mengambil langkah berbeda. Manajemen lebih tertarik melepas striker asal Nigeria tersebut ke Trabzonspor dibanding menerima tawaran dari klub-klub Italia. Perbedaan keinginan antara pemain dan klub itulah yang kemudian memicu ketegangan hingga berujung pada batalnya sesi latihan tim. Wolves Perketat Keamanan Setelah insiden tersebut, Wolves langsung meningkatkan pengamanan di pusat latihan Compton Park. Langkah itu dilakukan untuk mencegah Arokodare memasuki area latihan tim utama sebelum situasinya menemukan titik terang. Hingga kini, pihak klub belum memberikan pernyataan resmi mengenai kejadian tersebut. Meski begitu, perhatian publik terus tertuju pada perkembangan hubungan antara pemain dan manajemen. Pelatih Cesar Peixoto sebelumnya memang telah meminta Arokodare tidak bergabung dalam latihan tim utama karena sang pemain sudah tidak masuk dalam rencana skuad musim ini. Keputusan tersebut menjadi salah satu tantangan awal bagi Peixoto yang baru dipercaya menangani Wolves sejak Juni lalu. Arokodare Tegaskan Tetap Profesional Melalui media sosialnya, Arokodare memberikan penjelasan mengenai situasi yang sedang dihadapinya. Ia menegaskan bahwa selama berkarier selalu berusaha menjaga sikap profesional dan menjalani latihan dengan standar terbaik. Striker berusia 25 tahun itu juga menyampaikan bahwa dirinya masih memiliki kontrak bersama Wolves. Karena itu, ia ingin tetap menjalankan seluruh kewajibannya sebagai pemain selama masih menjadi bagian dari klub. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Arokodare tetap siap berlatih dan memberikan kontribusi apabila dibutuhkan. Di sisi lain, masa depannya masih menjadi tanda tanya selama bursa transfer musim panas belum ditutup. Aturan FIFA Jadi Sorotan Kasus yang melibatkan Arokodare turut mengingatkan kembali pada aturan baru FIFA mengenai perlakuan terhadap pemain selama bursa transfer. Regulasi tersebut melarang klub mengasingkan pemain dari tim utama tanpa alasan olahraga yang jelas. Praktik memisahkan pemain hanya untuk menekan mereka agar menerima kepindahan kini dapat dianggap sebagai tindakan yang melanggar aturan. Klub berpotensi menerima sanksi apabila terbukti melakukan tindakan tersebut tanpa dasar yang dapat dipertanggungjawabkan. Situasi di Wolves pun diperkirakan masih akan terus berkembang dalam beberapa pekan ke depan. Selama belum ada kesepakatan transfer, masa depan Tolu Arokodare bersama klub asal Inggris tersebut masih belum menemui kepastian.

Latihan Wolves Batal Usai Tolu Arokodare Tolak Tinggalkan Lapangan Read More »