Arenabetting – Thibaut Courtois mengambil keputusan mengejutkan terkait kiprahnya bersama Timnas Belgia. Kiper Real Madrid itu memastikan tidak akan tampil di Nations League mendatang, termasuk jika Belgia berhasil melaju hingga babak Final Four.
Keputusan tersebut bukan berarti Courtois menutup pintu untuk selamanya. Penjaga gawang berusia 34 tahun itu masih mempertimbangkan peluang kembali memperkuat Belgia saat kualifikasi Euro 2028 dimulai pada Maret 2027.
Courtois menyampaikan rencana tersebut setelah tampil apik ketika Real Madrid mengalahkan Inter dengan skor 2-1 di Liga Champions. Untuk sementara, ia ingin mengalihkan fokus sepenuhnya kepada klub dan menjaga performanya di level tertinggi.
Courtois Pastikan Absen di Nations League
Courtois tidak akan masuk dalam rencana Belgia untuk pertandingan Nations League berikutnya. Bahkan, ia juga tidak memiliki rencana bermain jika negaranya mencapai Final Four dalam kompetisi tersebut.
Pengecualian hanya mungkin terjadi jika Belgia menghadapi situasi darurat akibat banyak pemain mengalami cedera. Dalam kondisi seperti itu, Courtois masih membuka kemungkinan membantu tim asalkan benar-benar dibutuhkan oleh pelatih.
Keputusan tersebut membuat status Courtois bersama Belgia berada di posisi yang cukup unik. Ia memilih menepi untuk sementara, tetapi belum mengambil langkah untuk mengakhiri karier internasionalnya secara permanen.
Penampilan terakhir Courtois bersama Belgia terjadi saat menghadapi Spanyol di perempat final Piala Dunia 2026. Dalam pertandingan tersebut, ia mengalami cedera dan harus meninggalkan lapangan ketika Belgia akhirnya tersingkir.
Euro 2028 Masih Jadi Target
Setelah melewatkan Nations League, Courtois masih memiliki target untuk kembali bersama Belgia. Kualifikasi Euro 2028 menjadi agenda yang ingin ia pertimbangkan ketika waktunya tiba.
Babak kualifikasi turnamen tersebut dijadwalkan dimulai pada Maret 2027. Belgia pun berpotensi kembali memiliki Courtois di bawah mistar apabila sang kiper memutuskan menerima panggilan timnas.
Namun, kesempatan kembali tidak otomatis membuat Courtois langsung menjadi pilihan utama. Persaingan di posisi penjaga gawang Belgia tetap terbuka dan pelatih Mark van Bommel tidak memberikan jaminan mengenai siapa yang akan menjadi nomor satu.
Courtois Harus Rebut Posisi Utama
Jika kembali memperkuat Belgia, Courtois harus menghadapi persaingan dengan para penjaga gawang lain. Salah satu nama yang kini menjadi pesaing untuk posisi utama adalah Senne Lammens.
Situasi tersebut membuat Courtois memiliki pekerjaan tambahan selain sekadar mendapatkan kembali tempatnya di skuad. Ia juga perlu menunjukkan performa terbaik agar kembali dipercaya sebagai penjaga gawang utama.
Courtois memahami bahwa tidak ada jaminan posisi inti ketika dirinya kembali. Karena itu, ia memilih menerima persaingan dan siap berjuang untuk mendapatkan tempatnya di bawah mistar Belgia.
Bagi Courtois, fokus saat ini tetap berada di Real Madrid. Penampilannya ketika menghadapi Inter menjadi modal positif setelah ia membantu Los Blancos meraih kemenangan penting di Liga Champions.
Fokus Dulu Bersama Real Madrid
Keputusan melewatkan Nations League memberikan Courtois ruang untuk berkonsentrasi penuh pada perjalanan Real Madrid. Ia masih memiliki peran penting di bawah mistar dan harus menjaga konsistensi sepanjang musim.
Sementara itu, rencana kembali ke Belgia baru akan menjadi perhatian ketika kualifikasi Euro 2028 semakin dekat. Masih ada waktu bagi Courtois untuk menentukan langkah terbaik dalam karier internasionalnya.
Untuk sekarang, Courtois memilih menepi tanpa benar-benar meninggalkan Belgia. Jika nantinya kembali, ia harus siap bersaing dari awal untuk mendapatkan posisi utama dan membuktikan bahwa dirinya masih layak menjadi pilihan nomor satu.


