Arenabetting – David da Silva kembali menunjukkan bahwa usia hanyalah angka di dunia sepakbola. Di usia 36 tahun, striker asal Brasil itu masih tampil sangat tajam bersama Malut United pada Super League 2025/2026.
Terbaru, David menjadi bintang kemenangan Malut United saat menghancurkan Persis Solo dengan skor 5-2 di Stadion Jatidiri, Semarang. Penyerang veteran tersebut sukses mencetak hat-trick dan kembali membuktikan kualitasnya sebagai predator kotak penalti.
Penampilan luar biasa itu membuat David semakin nyaman di puncak daftar top skor sementara Super League musim ini. Produktivitasnya bahkan masih jauh meninggalkan para penyerang muda lainnya.
Hat-trick Spektakuler ke Gawang Persis
David da Silva tampil sangat efektif sepanjang pertandingan melawan Persis Solo. Tiga gol pertama Malut United semuanya lahir lewat kaki striker asal Brasil tersebut.
Dua gol dicetak David melalui situasi sepak pojok yang berhasil dimanfaatkan dengan sangat baik di depan gawang lawan. Sementara satu gol lainnya datang dari titik penalti dengan eksekusi yang tenang dan akurat.
Selain David, Nilson Junior dan Yakob Sayuri ikut menyumbang gol tambahan untuk Malut United. Sementara Persis hanya mampu membalas lewat Bruno Gomes dan Arkhan Kaka.
Kemenangan tersebut terasa semakin spesial karena Malut United harus bermain dengan 10 pemain dalam sebagian pertandingan. Namun mereka tetap mampu tampil dominan hingga akhir laga.
David Kokoh di Puncak Top Skor
Tambahan tiga gol membuat koleksi David da Silva musim ini meningkat menjadi 22 gol. Jumlah tersebut membuatnya unggul cukup jauh dari pesaing terdekatnya, Alex Martins dari Dewa United yang baru mengoleksi 16 gol.
Selain tajam mencetak gol, David juga sudah menyumbang lima assist untuk Malut United musim ini. Kontribusinya benar-benar menjadi salah satu faktor utama kesuksesan tim bersaing di papan atas klasemen.
David sendiri mengaku sangat senang bisa membantu tim meraih kemenangan penting. Ia juga memberikan pujian kepada rekan-rekan setim yang terus bekerja keras sepanjang pertandingan.
Striker Brasil itu menilai kemenangan atas Persis menjadi bukti semangat besar yang dimiliki skuad Malut United dalam menghadapi sisa musim.
Rekam Jejak Tajam di Indonesia
Label striker haus gol sebenarnya sudah melekat pada David da Silva sejak pertama kali datang ke Indonesia. Bersama Persebaya Surabaya pada Liga 1 2018, ia langsung mencetak 20 gol.
Ketajaman tersebut membuatnya sempat direkrut klub Korea Selatan, Pohang Steelers. Namun setelah kurang sukses di sana, David kembali ke Indonesia dan tetap tampil produktif.
Karier terbaiknya datang ketika memperkuat Persib Bandung. Bersama Maung Bandung, David sukses mencetak total 69 gol dalam 3,5 musim.
Walau sempat mengalami cedera panjang musim lalu, David kini kembali menunjukkan kualitas terbaiknya bersama Malut United.
Malut United Masih Punya Ambisi Besar
Dengan tiga pertandingan tersisa musim ini, David da Silva memastikan Malut United belum ingin berhenti. Tim asal Maluku Utara tersebut masih memburu posisi terbaik di klasemen akhir Super League.
David menegaskan bahwa timnya akan terus memberikan 100 persen di setiap pertandingan tersisa. Menurutnya, Malut United tidak ingin terlalu memikirkan siapa lawan yang akan dihadapi.
Performa luar biasa David musim ini juga membuat banyak penggemar kagum. Di usia yang tidak lagi muda untuk pesepakbola profesional, ia justru masih mampu tampil sebagai salah satu striker paling mematikan di Indonesia.
Kini Malut United berharap ketajaman David da Silva bisa terus berlanjut hingga akhir musim. Jika konsistensinya tetap terjaga, bukan tidak mungkin sang striker veteran akan menutup musim dengan catatan gol yang lebih gila lagi.


