Arenabetting – Rodri pindah ke Barcelona pada musim panas 2026 setelah meninggalkan Manchester City. Keputusan tersebut ternyata sempat membuat pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente terkejut, meski hubungan keduanya tetap berjalan baik.
Gelandang berusia 30 tahun itu menjadi salah satu pemain penting City sebelum memilih mencari tantangan baru setelah era Pep Guardiola berakhir. Barcelona kemudian membawanya dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai 76,5 juta euro.
Kepindahan Rodri juga menarik perhatian karena perannya bersama Pedri di Timnas Spanyol. De la Fuente memiliki pandangan tersendiri mengenai kemungkinan keduanya bermain bersamaan, sementara Barcelona justru menjadikan duet tersebut bagian penting di lini tengah.
De la Fuente Sempat Kaget
De la Fuente mengakui keputusan Rodri meninggalkan Manchester City sempat mengejutkan. Namun, kedekatannya dengan sang gelandang membuat ia tetap mengetahui perkembangan situasi sebelum kepindahan itu benar-benar terjadi.
Pelatih Spanyol tersebut memiliki hubungan yang baik dengan Rodri dan orang-orang terdekatnya. Karena itu, ia tidak sepenuhnya kehilangan informasi mengenai rencana sang pemain selama proses tersebut.
Rodri akhirnya memilih Barcelona setelah menjalani perjalanan panjang bersama City. Kepindahan tersebut menjadi babak baru bagi gelandang yang menjadi pusat permainan City.
Barcelona kemudian mendapatkan Rodri dengan biaya awal 60 juta euro. Nilai transfer bisa meningkat hingga 76,5 juta euro karena terdapat tambahan bonus berdasarkan pencapaiannya bersama klub baru.
Rodri dan Pedri Jadi Perhatian
Kehadiran Rodri di Barcelona membuat perhatian tertuju pada duetnya dengan Pedri. Keduanya sama-sama menjadi bagian penting Timnas Spanyol dan kini juga bekerja sama di level klub.
Di Piala Dunia 2026, De la Fuente tidak memasangkan Rodri dan Pedri secara bersamaan dalam tiga pertandingan terakhir Spanyol. Keputusan itu memperlihatkan bahwa sang pelatih memiliki pertimbangan khusus mengenai komposisi lini tengah.
De la Fuente memahami bahwa karakter permainan Rodri dan Pedri bisa memberikan pengaruh berbeda ketika berada dalam satu tim. Menurutnya, seorang pemain juga perlu menyesuaikan peran ketika bermain bersama rekan yang berbeda.
Pedri sendiri mengalami sedikit perubahan dalam gaya bermainnya. Perubahan tersebut menjadi salah satu faktor yang diperhatikan De la Fuente ketika menentukan komposisi lini tengah Spanyol.
Flick Justru Satukan Keduanya
Di Barcelona, Hansi Flick mengambil pendekatan berbeda dengan memainkan Rodri dan Pedri secara bersamaan. Duet tersebut menjadi salah satu kekuatan lini tengah Blaugrana pada musim ini.
Rodri memberikan kemampuan mengatur permainan dan menjaga keseimbangan tim. Pedri kemudian dapat menjalankan peran berbeda sesuai kebutuhan permainan Barcelona di bawah arahan Flick.
Situasi itu membuat keputusan Barcelona merekrut Rodri menarik. Pemain yang sebelumnya menjadi pengatur ritme Manchester City kini mendapat kesempatan membangun kombinasi baru bersama Pedri.
Bagi De la Fuente, keberhasilan duet tersebut bukan berarti keduanya harus selalu bermain dengan cara yang sama di level tim nasional. Lingkungan klub dan timnas memiliki kebutuhan serta karakter permainan yang berbeda.
De la Fuente Punya Pertimbangan Sendiri
De la Fuente tetap menilai Rodri sebagai pemain yang mampu mengubah cara sebuah tim bermain. Kehadirannya membuat rekan-rekan di sekitarnya harus menyesuaikan tugas agar keseimbangan permainan tetap terjaga.
Hal serupa berlaku untuk Pedri. Gelandang Barcelona itu memiliki kualitas untuk menjalankan berbagai peran, sehingga De la Fuente ingin memaksimalkan kemampuannya sesuai kebutuhan Spanyol.
Kepindahan Rodri ke Barcelona akhirnya memberi De la Fuente gambaran baru mengenai kombinasi dua gelandang tersebut. Ia kini dapat melihat bagaimana keduanya bekerja sama di level klub.
Pengalaman itu bisa menjadi pertimbangan ketika Spanyol kembali menjalani agenda internasional. De la Fuente tetap memiliki banyak pilihan untuk menyusun lini tengah sesuai lawan dan kebutuhan pertandingan.


