Prediksi Bola Akurat – AS Roma mengawali Serie A 2026/2027 dengan penampilan luar biasa. Bermain di Stadion Olimpico, Roma menghancurkan Fiorentina dengan skor 4-0 pada Selasa (25/8/2026). Donyell Malen menjadi bintang utama setelah mencetak hat-trick dalam pertandingan tersebut.
Menariknya, tiga gol Malen semuanya lahir dari assist Paulo Dybala. Kerja sama kedua pemain menjadi senjata utama Roma untuk membongkar pertahanan Fiorentina. Dybala tampil sebagai kreator, sementara Malen menjadi penyelesai yang sangat efektif.
Satu gol Roma lainnya dicetak Niccolo Pisilli pada menit ke-86. Hasil telak ini membuat Roma langsung mendapatkan tiga poin penting sekaligus menunjukkan potensi besar lini depan mereka. Duet Dybala dan Malen juga mulai memberikan gambaran ancaman yang bisa mereka hadirkan sepanjang musim.
Malen Jadi Bintang di Olimpico
Malen membuka pesta gol Roma pada menit ke-27. Penyerang asal Belanda itu menerima umpan Dybala di dalam kotak penalti sebelum menyelesaikannya dengan tenang untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.
Memasuki babak kedua, kerja sama keduanya kembali menghasilkan gol. Dybala memberikan umpan kepada Malen yang kemudian menusuk dari sisi kiri dan melepaskan tembakan yang tidak mampu dihentikan David de Gea.
Malen melengkapi hat-trick pada menit ke-60. Kali ini Dybala kembali menjadi penyedia assist dari sisi kanan kotak penalti. Malen langsung menyambut bola tersebut dan membawa Roma semakin jauh meninggalkan Fiorentina.
Dybala Jadi Pelayan Utama
Tiga assist Dybala membuat kontribusinya tidak kalah penting dari Malen. Pemain asal Argentina tersebut mampu membaca pergerakan rekannya dengan baik dan terus memberikan umpan yang membuka ruang di pertahanan Fiorentina.
Catatan Opta menunjukkan bahwa hat-trick Malen melalui tiga assist dari pemain yang sama menjadi kejadian langka di Serie A. Situasi serupa terakhir kali terjadi pada Mei 2021 ketika Rodrigo Palacio mencetak tiga gol setelah mendapatkan tiga assist dari Emanuel Vignato saat Bologna menghadapi Fiorentina.
Statistik individu keduanya juga memperlihatkan kontribusi besar sepanjang pertandingan. Malen mencatat lima tembakan, tiga dribel sukses, dan satu umpan kunci saat menghadapi lini belakang La Viola.
Sementara itu, Dybala menghasilkan empat tembakan dan empat umpan kunci. Kombinasi kreativitas dan penyelesaian akhir tersebut membuat pertahanan Fiorentina kesulitan sepanjang pertandingan.
Gasperini Puji Duetnya
Gian Piero Gasperini memberikan apresiasi tinggi kepada Dybala dan Malen setelah pertandingan. Pelatih Roma itu menilai keduanya memiliki kualitas kelas dunia dan mampu menjadi pembeda dalam pertandingan.
Gasperini juga memberikan perhatian khusus terhadap kondisi fisik Dybala. Menurutnya, pemain berusia 32 tahun itu memiliki ketahanan fisik yang sangat baik meski sebelumnya kerap mengalami masalah cedera.
Musim lalu menjadi periode kurang beruntung bagi Dybala karena cedera pernah menghampirinya ketika mengambil tendangan bebas dan penalti. Gasperini berharap masalah tersebut tidak kembali mengganggu perjalanan sang pemain musim ini.
Jika mampu menjaga kebugaran, Dybala dan Malen berpotensi menjadi salah satu duet paling berbahaya di Serie A. Keduanya sudah memberikan sinyal kuat sejak pertandingan pertama.
Roma Punya Senjata Baru
Kemenangan 4-0 atas Fiorentina menjadi awal sempurna bagi Roma. Selain meraih tiga poin, tim asuhan Gasperini juga berhasil memperlihatkan efektivitas serangan yang sangat menjanjikan.
Malen mendapatkan sorotan berkat tiga golnya, tetapi kontribusi Dybala menjadi bagian penting dari pesta tersebut. Hubungan keduanya bisa menjadi salah satu kunci permainan Roma musim ini.
Dengan performa seperti ini, Roma memiliki alasan untuk optimistis menghadapi pertandingan berikutnya. Jika duet tersebut terus berkembang, ambisi bersaing di papan atas Serie A semakin terbuka.


