Arenabetting Situs Judi Bola Sbobet Terpercaya

Inggris Akhiri Kutukan 60 Tahun, Comeback Dramatis Singkirkan RD Kongo di Piala Dunia 2026

Arenabetting – Timnas Inggris akhirnya mengakhiri catatan buruk yang telah menghantui mereka selama puluhan tahun. The Three Lions sukses bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Republik Demokratik Kongo dengan skor 2-1 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Kemenangan di Atlanta Stadium itu terasa sangat spesial. Selain memastikan tiket ke babak 16 besar, Inggris juga berhasil mematahkan rekor negatif yang sudah bertahan sejak era Piala Dunia 1966.

Harry Kane kembali menjadi pahlawan kemenangan. Sang kapten mencetak dua gol pada babak kedua untuk membalikkan keadaan sekaligus menjaga asa Inggris dalam perburuan gelar juara dunia.

Inggris Dikejutkan Gol Cepat

Republik Demokratik Kongo langsung membuat kejutan sejak awal pertandingan. Brian Cipenga berhasil mencetak gol pada menit keenam yang membuat Inggris berada dalam tekanan.

Gol cepat tersebut memaksa The Three Lions mengambil alih permainan. Mereka terus menggempur pertahanan lawan dengan berbagai peluang, tetapi penyelesaian akhir belum mampu menghasilkan gol.

Hingga babak pertama berakhir, Inggris masih tertinggal. Situasi itu membuat tekanan terhadap para pemain dan pelatih Thomas Tuchel semakin besar.

Harry Kane Jadi Pembeda

Memasuki babak kedua, Inggris tampil dengan intensitas yang lebih tinggi. Serangan demi serangan terus dilancarkan untuk mencari gol penyeimbang.

Usaha itu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-75. Harry Kane mencetak gol melalui sundulan yang menghidupkan kembali semangat The Three Lions.

Momentum tersebut terus dimanfaatkan Inggris. Pada menit ke-86, Kane kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui penyelesaian akhir yang memastikan kemenangan 2-1.

Brace sang kapten bukan hanya membawa Inggris lolos ke babak 16 besar, tetapi juga mengakhiri perjuangan Republik Demokratik Kongo di Piala Dunia 2026.

Kutukan 60 Tahun Akhirnya Berakhir

Kemenangan ini memiliki arti yang jauh lebih besar dibanding sekadar tiket ke babak berikutnya. Inggris akhirnya mengakhiri catatan buruk yang telah berlangsung hampir enam dekade.

Sejak final Piala Dunia 1966, The Three Lions tidak pernah mampu memenangkan pertandingan setelah lebih dulu kebobolan. Selama periode tersebut, mereka hanya mencatat lima hasil imbang dan 17 kekalahan.

Thomas Tuchel menilai para pemain tidak terbebani oleh rekor tersebut. Menurutnya, seluruh anggota tim tetap fokus pada pertandingan dan tidak terpengaruh oleh berbagai statistik yang berkembang.

Tantangan Baru Menanti Inggris

Keberhasilan mengalahkan Republik Demokratik Kongo menjadi modal berharga bagi The Three Lions untuk menghadapi babak 16 besar. Kepercayaan diri skuad dipastikan meningkat setelah mampu bangkit dari situasi sulit.

Selanjutnya Inggris akan menghadapi Meksiko di Azteca Stadium. Laga tersebut diperkirakan berlangsung jauh lebih berat karena lawan memiliki keuntungan bermain di lingkungan yang sudah mereka kenal.

Meski demikian, kemenangan dramatis atas Republik Demokratik Kongo membuktikan mental Inggris semakin kuat. The Three Lions kini memiliki keyakinan lebih besar untuk melanjutkan perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dan menjaga mimpi meraih gelar juara tetap hidup.