Arenabetting – Inter Milan akhirnya resmi memastikan diri menjadi juara Serie A musim 2025/2026. Kepastian Scudetto itu datang setelah Nerazzurri sukses mengalahkan Parma dengan skor 2-0 di Giuseppe Meazza.
Atmosfer stadion langsung berubah menjadi pesta besar setelah peluit panjang dibunyikan. Para pendukung Inter merayakan gelar ke-21 Serie A dalam sejarah klub dengan penuh euforia.
Kemenangan ini juga mempertegas dominasi Nerazzurri sepanjang musim. Tim asuhan Cristian Chivu tampil sangat konsisten dan berhasil menjaga jarak aman dari para pesaing mereka di papan atas klasemen.
Thuram Buka Jalan Menuju Scudetto
Inter langsung tampil agresif sejak menit awal pertandingan. Nerazzurri mendominasi penguasaan bola dan terus memberi tekanan kepada lini belakang Parma.
Peluang pertama datang lewat sundulan Denzel Dumfries setelah menerima umpan silang dari Nicolo Barella. Namun bola masih melebar tipis dari gawang lawan.
Inter kembali nyaris mencetak gol lewat tembakan keras Barella yang membentur tiang gawang. Bola liar bahkan sempat mengenai punggung Zion Suzuki sebelum sang kiper berhasil mengamankannya.
Gol yang ditunggu akhirnya datang pada masa injury time babak pertama. Marcus Thuram sukses menuntaskan umpan matang Piotr Zielinski dengan penyelesaian tenang di dalam kotak penalti.
Inter Terus Menekan di Babak Kedua
Unggul satu gol tidak membuat Inter mengendurkan tekanan. Nerazzurri tetap tampil dominan setelah turun minum dan terus mencari gol tambahan.
Dumfries sempat mendapat peluang emas pada menit ke-70 setelah menerima umpan akurat dari Federico Dimarco. Namun penyelesaian akhirnya masih melambung di atas mistar.
Lautaro Martinez juga beberapa kali merepotkan pertahanan Parma lewat pergerakan cepatnya dari sisi kanan serangan.
Gol kedua akhirnya hadir pada menit ke-82. Lautaro menusuk masuk ke kotak penalti sebelum memberikan bola matang kepada Henrikh Mkhitaryan yang sukses menyontek bola menjadi gol.
Napoli Sudah Tak Mungkin Mengejar
Tambahan tiga poin membuat Inter kini mengoleksi 82 poin di puncak klasemen Serie A. Jumlah tersebut sudah tidak mungkin lagi dikejar oleh Napoli yang berada di posisi kedua.
Napoli saat ini tertinggal 12 poin dengan hanya tiga pertandingan tersisa. Secara matematis, poin maksimal mereka hanya bisa mencapai 79 angka.
Situasi itu membuat Inter resmi mengunci gelar Serie A lebih cepat sebelum kompetisi benar-benar berakhir. Nerazzurri pun sukses mempertahankan dominasi mereka di sepakbola Italia.
Keberhasilan ini juga menjadi Scudetto kedua Inter dalam tiga musim terakhir setelah sebelumnya juara pada 2023/2024.
Chivu Ukir Musim Luar Biasa
Kesuksesan Inter musim ini tidak lepas dari tangan dingin Cristian Chivu. Pelatih asal Rumania tersebut berhasil membangun tim yang sangat seimbang sepanjang musim.
Nerazzurri tampil tajam di lini depan sekaligus solid dalam bertahan. Kombinasi pemain berpengalaman dan skuad muda berjalan sangat baik di bawah arahannya.
Selain itu, konsistensi pemain seperti Lautaro Martinez, Marcus Thuram, Barella, hingga Bastoni menjadi fondasi penting perjalanan Inter menuju Scudetto.
Kini Giuseppe Meazza kembali menjadi saksi pesta besar Nerazzurri. Inter Milan resmi kembali menjadi raja Italia dan semakin menegaskan diri sebagai salah satu kekuatan terbesar di Serie A.


