Arenabetting – Inter Milan harus menelan pil pahit setelah kalah dari Club Brugge dalam lanjutan Liga Champions. Kekalahan ini bukan sekadar hasil mengecewakan bagi Nerazzurri, tetapi juga memperpanjang catatan buruk mereka di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa.
Inter tumbang 3-4 saat menjamu Brugge di Giuseppe Meazza pada Rabu (14/10/2026) dini hari WIB. Pertandingan tersebut berlangsung sengit dengan tujuh gol tercipta, tetapi tuan rumah akhirnya gagal mengamankan hasil positif di hadapan pendukungnya sendiri.
Hasil tersebut membuat Inter belum meraih satu poin pun setelah menjalani dua pertandingan fase liga. Mereka kini menempati posisi ke-28 klasemen sementara, setelah sebelumnya juga kalah dari Real Madrid pada laga pembuka.
Inter Kembali Gagal Meraih Hasil Positif
Kekalahan dari Brugge menjadi pukulan tambahan bagi Inter yang sedang berusaha memperbaiki performa di Liga Champions. Bermain di kandang sendiri, mereka justru harus mengakui keunggulan tim tamu dalam pertandingan dengan skor ketat.
Penyerang Brugge, Nicolo Tresoldi, menjadi sosok yang paling merepotkan pertahanan Inter. Ia mencetak tiga gol sekaligus mencatatkan hat-trick untuk membawa timnya meraih kemenangan penting di markas lawan.
Satu gol tambahan Brugge disumbangkan Romeo Vermant. Sementara itu, Inter berusaha memberikan perlawanan melalui dua gol Lautaro Martinez dan satu gol Ange-Yoan Bonny, tetapi torehan tersebut belum cukup untuk menyelamatkan mereka dari kekalahan.
Dua Laga, Dua Kekalahan di Fase Liga
Hasil melawan Brugge membuat Inter mengawali fase liga musim ini dengan catatan yang jauh dari harapan. Mereka belum memperoleh satu poin pun dari dua pertandingan yang telah dimainkan.
Sebelum tumbang di hadapan Brugge, Inter lebih dahulu kalah 1-2 dari Real Madrid pada pertandingan pertama. Dua hasil tersebut menempatkan mereka dalam situasi sulit sejak awal perjalanan di kompetisi Eropa musim ini.
Posisi ke-28 klasemen sementara menjadi gambaran buruknya hasil yang diraih Inter. Mereka harus segera menemukan cara untuk memperbaiki performa jika ingin meningkatkan posisi dan menjaga peluang melangkah lebih jauh.
Tekanan terhadap Nerazzurri pun semakin besar setelah kembali gagal meraih kemenangan. Kekalahan beruntun membuat pertandingan berikutnya memiliki arti penting bagi upaya mereka menghentikan tren negatif.
Rekor Buruk Inter Semakin Panjang
Kekalahan dari Brugge turut memperpanjang catatan buruk Inter di Liga Champions. Mereka kini sudah menelan tujuh kekalahan dalam delapan pertandingan terakhir di kompetisi tersebut.
Satu-satunya kemenangan dalam rangkaian delapan laga itu diraih ketika Inter mengalahkan Borussia Dortmund dengan skor 2-0 pada musim lalu. Selebihnya, hasil yang diperoleh belum mampu menunjukkan konsistensi yang dibutuhkan untuk bersaing di level tertinggi Eropa.
Lebih buruk lagi, Inter untuk pertama kalinya menelan empat kekalahan secara beruntun di Liga Champions. Catatan tersebut menjadi pukulan tersendiri bagi klub yang ingin kembali menunjukkan kekuatan di kompetisi ini.
Rentetan hasil negatif itu membuat Inter perlu segera berbenah. Mereka harus memperbaiki permainan dan menghindari kesalahan yang kembali berujung pada kekalahan jika ingin menghentikan catatan buruk tersebut.
Shakhtar Donetsk Menanti Inter
Inter akan memiliki kesempatan untuk bangkit ketika kembali bermain di kandang pada pekan depan. Kali ini, mereka dijadwalkan menghadapi Shakhtar Donetsk dalam lanjutan fase liga Liga Champions.
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Nerazzurri untuk mengakhiri rentetan kekalahan sekaligus mengejar poin pertama mereka musim ini. Hasil positif akan sangat berarti setelah dua pertandingan awal berakhir mengecewakan.
Ange-Yoan Bonny mengakui kekalahan dari Brugge sebagai malam yang buruk dan membuat tim frustrasi. Ia menegaskan pentingnya bagi Inter untuk segera bangkit, sehingga fokus berikutnya adalah memperbaiki keadaan dan menghadapi pertandingan selanjutnya.


