Arenabetting – Semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina tidak hanya menarik perhatian karena persaingan di lapangan. Beberapa hari sebelum pertandingan berlangsung, duel dua raksasa sepak bola dunia itu juga diwarnai munculnya kembali isu politik terkait Kepulauan Malvinas atau Falkland.
Pertandingan yang akan digelar di Atlanta Stadium pada Kamis (16/7/2026) dini hari WIB memang sarat sejarah. Selain memiliki rivalitas panjang di sepak bola, kedua negara juga pernah terlibat konflik mengenai status Kepulauan Malvinas.
Situasi tersebut kembali menjadi pembahasan setelah Menteri Luar Negeri Argentina, Pablo Quirno, menyinggung sengketa wilayah yang hingga kini masih menjadi perdebatan antara Argentina dan Inggris.
Polemik Malvinas Kembali Muncul
Pablo Quirno kembali menegaskan sikap pemerintah Argentina terkait Kepulauan Malvinas. Menurutnya, wilayah tersebut merupakan bagian dari Argentina dan persoalan kedaulatan seharusnya diselesaikan melalui negosiasi kedua negara.
Ia juga mempertanyakan hasil referendum yang digelar pada 2013, ketika mayoritas penduduk Kepulauan Falkland memilih tetap berada di bawah kedaulatan Inggris.
Quirno menilai persoalan tersebut tidak bisa diselesaikan hanya berdasarkan hasil referendum. Ia tetap berpegang pada pandangan bahwa Argentina memiliki hak atas wilayah tersebut.
Konflik Panjang yang Belum Berakhir
Sengketa Kepulauan Malvinas telah berlangsung selama bertahun-tahun. Perselisihan tersebut bahkan sempat memicu perang antara Argentina dan Inggris pada April hingga Juni 1982.
Hingga kini, kedua negara masih mempertahankan posisi masing-masing mengenai status wilayah tersebut. Inggris tetap mengacu pada hasil referendum, sementara Argentina terus menolak keputusan tersebut.
Pernyataan Quirno kembali memunculkan perhatian publik menjelang semifinal Piala Dunia 2026. Banyak pihak menilai rivalitas olahraga kembali bersinggungan dengan isu politik yang sudah berlangsung lama.
Meski demikian, pertandingan sepak bola tetap menjadi fokus utama bagi para pemain dan tim pelatih dari kedua negara.
Scaloni Minta Fokus ke Sepak Bola
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, memilih tidak ingin membawa isu politik ke dalam pertandingan semifinal. Ia berharap seluruh perhatian hanya tertuju pada pertandingan sepak bola.
Scaloni mengingatkan bahwa duel melawan Inggris adalah pertandingan olahraga yang harus dijalani dengan semangat kompetisi dan rasa saling menghormati.
Menurutnya, para pemain hanya fokus memberikan penampilan terbaik demi membawa Albiceleste melangkah ke final Piala Dunia 2026. Karena itu, ia meminta masyarakat tidak mengaitkan pertandingan dengan persoalan di luar sepak bola.
Sikap tersebut menunjukkan keinginan Scaloni agar pertandingan tetap berlangsung dalam suasana sportif tanpa dipengaruhi isu-isu lain.
Semifinal Sarat Gengsi
Laga antara Albiceleste dan Inggris dipastikan menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan di Piala Dunia 2026. Kedua tim datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah melewati babak perempatfinal yang berlangsung ketat.
Argentina berstatus juara bertahan dan ingin kembali mencapai final. Sementara itu, Inggris berusaha mengakhiri penantian panjang untuk kembali merebut gelar juara dunia sejak 1966.
Dengan sejarah panjang, kualitas pemain kelas dunia, serta rivalitas yang sudah terjalin selama puluhan tahun, duel ini diprediksi berlangsung sengit. Terlepas dari berbagai isu yang berkembang di luar lapangan, kedua tim diharapkan mampu menyajikan pertandingan berkualitas dan menjunjung tinggi sportivitas.


