Arenabetting – Empat tim yang berhasil mencapai semifinal Piala Dunia 2026 ternyata memiliki cerita berbeda, bukan hanya soal performa di lapangan, tetapi juga jarak perjalanan yang ditempuh selama turnamen berlangsung. Dari Prancis hingga Inggris, masing-masing tim harus berpindah-pindah kota dengan intensitas yang tidak sama.
Perbedaan lokasi pertandingan membuat ada tim yang lebih banyak menghabiskan waktu di perjalanan. Kondisi tersebut tentu bisa memengaruhi tingkat kebugaran pemain, terutama setelah menjalani jadwal pertandingan yang padat.
Hingga babak semifinal, Inggris menjadi tim dengan total perjalanan paling jauh. Sementara itu, Prancis justru menjadi tim yang paling sedikit melakukan perjalanan sepanjang turnamen.
Prancis Paling Hemat Perjalanan
Prancis menjadikan Waltham, Massachusetts, sebagai markas utama selama Piala Dunia 2026. Lokasi tersebut membuat Les Bleus tidak perlu melakukan perjalanan jauh pada sebagian besar pertandingan.
Sejak fase grup hingga perempatfinal, Prancis hanya bermain di New Jersey, Philadelphia, dan Boston yang semuanya berada di wilayah timur Amerika Serikat.
Perjalanan menuju Dallas untuk menghadapi Spanyol di semifinal menjadi rute terjauh yang mereka jalani sepanjang turnamen.
Secara keseluruhan, Les Bleus telah menempuh jarak sekitar 5.500 kilometer, menjadi yang paling sedikit dibandingkan tiga semifinalis lainnya.
Argentina dan Spanyol Jalani Perjalanan Menengah
Argentina memulai turnamen dengan bermarkas di Kansas City sebelum berpindah ke Miami saat babak 32 besar. Setelah itu, Albiceleste kembali ke Kansas City dan melanjutkan perjalanan menuju Atlanta untuk semifinal.
Sepanjang turnamen, Lionel Messi dan rekan-rekannya bermain di Kansas City, Dallas, Miami, dan Atlanta. Total perjalanan yang mereka tempuh mencapai sekitar 8.025 kilometer.
Sementara itu, La Furia Roja harus menjalani perjalanan yang lebih panjang. Spanyol bermain di beberapa kota Amerika Serikat dan bahkan sempat bertanding di Guadalajara, Meksiko, pada fase grup.
Hingga mencapai semifinal, Spanyol telah menempuh sekitar 14.200 kilometer, menjadikannya tim dengan perjalanan terpanjang kedua di antara empat semifinalis.
Inggris Jadi Tim Paling Banyak Bepergian
The Three Lions menjadi tim dengan total perjalanan paling jauh sepanjang Piala Dunia 2026. Menariknya, meski menjadikan Kansas City sebagai markas utama, mereka belum pernah memainkan satu pertandingan pun di kota tersebut.
Inggris harus berpindah-pindah ke berbagai kota seperti Dallas, Boston, New Jersey, Atlanta, Mexico City, hingga Miami sejak fase grup sampai perempatfinal.
Semifinal melawan Argentina di Atlanta kembali menambah panjang perjalanan yang harus dijalani skuad asuhan Thomas Tuchel.
Jika dihitung secara keseluruhan, Inggris sudah menempuh sekitar 20.600 kilometer. Jarak tersebut hampir empat kali lebih jauh dibandingkan perjalanan yang dilakukan Prancis.
Faktor Perjalanan Bisa Jadi Penentu
Jarak perjalanan yang panjang tentu menjadi tantangan tambahan bagi setiap tim. Selain harus menjaga kondisi fisik pemain, tim pelatih juga perlu mengatur waktu pemulihan agar performa tetap optimal.
Meski demikian, seluruh semifinalis tetap berhasil menunjukkan kualitas terbaiknya hingga mencapai empat besar. Hal itu membuktikan bahwa mereka mampu beradaptasi dengan jadwal serta perpindahan lokasi pertandingan yang cukup padat.
Kini, perhatian seluruh tim tertuju pada semifinal. Prancis akan menghadapi Spanyol, sedangkan Inggris bertemu Argentina dalam dua laga yang akan menentukan siapa yang berhak tampil di final Piala Dunia 2026.


