Arenabetting – Joey Pelupessy merasakan kebahagiaan besar setelah membantu Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Gelandang berusia 33 tahun itu mengaku tidak menyangka masih bisa menikmati pengalaman meraih gelar juara internasional bersama Skuad Garuda pada tahap kariernya saat ini.
Indonesia memastikan trofi tersebut setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti dengan skor 4-2. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 2-2 selama 120 menit dalam pertandingan final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senin malam, 5 Oktober 2026.
Pelupessy menjadi salah satu pemain penting dalam keberhasilan tersebut. Ia tampil penuh selama 120 menit di lini tengah dan selalu bermain tanpa tergantikan dalam empat pertandingan Indonesia sepanjang turnamen. Pengalaman itu membuat gelar juara terasa semakin istimewa bagi sang gelandang.
Pelupessy Nikmati Pengalaman Juara Bersama Indonesia
Joey Pelupessy mengaku sangat menikmati keberhasilannya mengangkat trofi bersama Timnas Indonesia. Ia merasa bersyukur masih bisa merasakan momen istimewa tersebut pada usia 33 tahun, ketika dirinya sudah memasuki tahap senior dalam karier sepak bola profesional.
Bagi Pelupessy, pencapaian ini bukan sekadar tambahan pengalaman bermain bersama tim nasional. Ia menilai FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai turnamen besar yang memberikan suasana berbeda dibandingkan pertandingan biasa.
Gelandang berdarah Maluku itu juga mengungkapkan bahwa dirinya belum mengetahui secara pasti apa yang akan dihadapi ketika tiba di Indonesia sekitar dua pekan sebelum turnamen. Namun, kesan tersebut berubah setelah ia melihat langsung besarnya penyelenggaraan kompetisi.
Pelupessy merasakan antusiasme yang tinggi sejak awal kedatangannya. Berbagai persiapan dan suasana turnamen membuatnya menyadari bahwa FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan ajang penting bagi Indonesia dan negara-negara peserta lainnya.
Indonesia Tampil Solid hingga Final
Keberhasilan Indonesia meraih gelar juara tidak lepas dari perjuangan para pemain sepanjang turnamen. Pada partai final, Skuad Garuda harus menghadapi Thailand dalam pertandingan ketat yang berlangsung hingga babak tambahan waktu.
Kedua tim saling berusaha mencari keunggulan, tetapi skor tetap imbang 2-2 setelah 120 menit. Pertandingan pun harus ditentukan melalui adu penalti, yang akhirnya dimenangkan Indonesia dengan skor 4-2.
Pelupessy ikut berperan menjaga keseimbangan permainan di lini tengah. Ia tampil penuh selama pertandingan final, menunjukkan kepercayaan pelatih terhadap pengalaman dan kemampuannya dalam membantu tim menghadapi tekanan.
Konsistensinya juga terlihat sepanjang turnamen. Dari empat pertandingan yang dijalani Indonesia, Pelupessy selalu bermain selama 90 menit atau lebih, termasuk ketika tim harus menjalani laga final hingga tambahan waktu.
Pemain Senior yang Tetap Jadi Andalan
Pelupessy termasuk pemain tertua dalam skuad Indonesia pada FIFA ASEAN Cup 2026. Dengan usia 33 tahun, ia hanya lebih muda satu tahun dari Jordi Amat yang berusia 34 tahun.
Meski tergolong senior, Pelupessy tetap mendapatkan peran penting dalam permainan Garuda. Pengalamannya di lini tengah membantu Indonesia menjaga organisasi permainan ketika menghadapi lawan-lawan yang memberikan tekanan sepanjang pertandingan.
Ia juga baru memilih membela Timnas Indonesia pada tahun sebelumnya. Karena itu, keberhasilan meraih gelar internasional bersama Garuda menjadi pengalaman yang sangat berarti dalam perjalanan kariernya bersama tim nasional.
Bagi Pelupessy, kesempatan merasakan atmosfer kompetisi besar dan akhirnya mengangkat trofi merupakan sesuatu yang patut disyukuri. Ia tidak menyangka pengalaman tersebut masih bisa dirasakan pada usianya sekarang.
Atmosfer Final Membuat Pelupessy Terpukau
Selain pertandingan di lapangan, Pelupessy terkesan dengan besarnya perhatian terhadap final FIFA ASEAN Cup 2026. Ia melihat berbagai atribut FIFA terpasang di banyak tempat, menandakan skala penyelenggaraan yang besar.
Kehadiran Presiden Indonesia dan Presiden FIFA Gianni Infantino di stadion turut memperkuat kesan tersebut. Sejumlah mantan pesepak bola ternama, termasuk Dimitar Berbatov dan Pedro, juga hadir untuk membawa trofi ke stadion.
Bagi Pelupessy, kehadiran tokoh-tokoh penting tersebut menjadi bukti bahwa turnamen yang dijalaninya benar-benar merupakan ajang besar. Pengalaman itu melengkapi kebahagiaannya setelah Indonesia berhasil mengalahkan Thailand dan memastikan gelar juara.
Kini, Pelupessy menjadi bagian dari generasi pemain yang mengantarkan Indonesia meraih trofi FIFA ASEAN Cup untuk pertama kalinya. Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian penting bagi Garuda sekaligus pengalaman berharga bagi sang gelandang senior.


