Arenabetting – Timnas Inggris harus menelan kekecewaan setelah kalah 1-2 dari Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026. Selain hasil pertandingan, perhatian publik juga tertuju pada insiden yang melibatkan Jude Bellingham dan pemain Argentina, Valentin Barco, setelah peluit akhir dibunyikan.
Argentina memastikan kemenangan dramatis lewat gol Lautaro Martinez pada masa injury time. Seusai pertandingan, suasana di lapangan sempat memanas ketika beberapa pemain dari kedua tim terlibat adu emosi akibat ketegangan yang terjadi selama laga.
Salah satu momen yang paling banyak dibicarakan adalah tindakan Bellingham yang mengeplak bagian belakang kepala Barco. Hingga kini, FIFA belum mengumumkan adanya tindakan disiplin terkait insiden tersebut.
Insiden Terjadi Setelah Laga Berakhir
Menurut rekaman yang beredar, ketegangan bermula setelah Valentin Barco melakukan selebrasi penuh semangat ketika Argentina mencetak gol kemenangan. Pemain yang berada di bangku cadangan itu terlihat merayakan gol dengan emosional di dekat para pemain Inggris.
Setelah pertandingan selesai, Barco melewati Bellingham sebelum menghampiri rekan-rekannya untuk merayakan kemenangan. Dalam momen itulah Bellingham terlihat mengeplak bagian belakang kepala Barco.
Tindakan tersebut langsung memicu ketegangan. Para pemain dari kedua tim segera mendekat dan berusaha meredakan situasi agar tidak berkembang menjadi keributan yang lebih besar.
FIFA Belum Ambil Tindakan
Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari FIFA mengenai insiden tersebut. Kondisi itu memunculkan spekulasi apakah Bellingham akan menerima hukuman atau tetap bisa tampil pada laga berikutnya.
Banyak pihak mempertanyakan kemungkinan adanya sanksi berupa denda maupun larangan bermain. Namun, belum ada tanda-tanda bahwa panel disiplin akan membuka proses terhadap pemain Inggris tersebut.
Situasi ini membuat peluang Bellingham tampil pada pertandingan perebutan tempat ketiga tetap terbuka. Semua keputusan kini berada di tangan FIFA apabila nantinya memilih melakukan peninjauan lebih lanjut.
Eks Wasit FIFA Berikan Penilaian
Mantan wasit FIFA, Keith Hackett, menilai tindakan Bellingham tidak pantas dilakukan. Menurutnya, aksi tersebut merupakan bentuk emosi yang seharusnya bisa dihindari oleh pemain sekelas Bellingham.
Meski demikian, Hackett juga menilai Bellingham kemungkinan besar akan lolos dari hukuman. Alasannya, hingga saat ini panel disiplin FIFA belum menunjukkan adanya langkah untuk memberikan sanksi.
Ia juga menyoroti sejumlah keputusan disiplin selama Piala Dunia 2026 yang dinilai memunculkan perdebatan. Dalam pandangannya, penanganan beberapa kasus belum berjalan secara konsisten.
Hackett menyebut Bellingham beruntung karena sampai sekarang belum ada tindakan resmi yang diambil. Namun, ia tidak menutup kemungkinan adanya keputusan lain apabila FIFA melakukan evaluasi lanjutan.
Inggris Fokus ke Perebutan Tempat Ketiga
Terlepas dari insiden tersebut, Inggris kini harus segera mengalihkan perhatian ke laga perebutan tempat ketiga. Tim Tiga Singa akan menghadapi Prancis untuk menutup perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.
Thomas Tuchel tentu berharap para pemainnya tetap fokus dan tidak terganggu oleh berbagai sorotan setelah semifinal. Kehadiran Bellingham akan menjadi salah satu faktor penting bagi permainan Inggris.
Sementara itu, publik masih menunggu apakah FIFA akan mengambil keputusan terkait insiden tersebut. Untuk saat ini, Bellingham masih berpeluang tampil membela Tim Tiga Singa pada pertandingan berikutnya.


