Arenabetting – Arsenal mendapat kabar yang kurang menggembirakan menjelang musim 2026/2027. Bek andalan mereka, William Saliba, dikabarkan harus menjalani operasi punggung setelah mengalami cedera yang sudah dirasakan selama beberapa bulan terakhir.
Masalah tersebut terungkap setelah Saliba tidak mampu menyelesaikan pertandingan saat Prancis kalah 0-2 dari Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026. Bek berusia 25 tahun itu harus meninggalkan lapangan lebih cepat dan posisinya digantikan Maxence Lacroix pada menit ke-30.
Cedera yang dialami Saliba ternyata bukan masalah baru. Selama ini ia tetap memaksakan bermain meski harus menahan rasa sakit demi membantu klub maupun Tim Ayam Jantan sepanjang musim dan Piala Dunia.
Cedera Sudah Lama Dirasakan
Menurut laporan yang beredar, Saliba telah merasakan gangguan pada bagian punggung sejak beberapa bulan lalu. Namun, ia memilih menjalani terapi konvensional daripada langsung menjalani tindakan operasi.
Untuk tetap bisa tampil, bek Arsenal itu bahkan harus menggunakan suntikan pereda nyeri sebelum pertandingan. Langkah tersebut dilakukan agar rasa sakit tidak terlalu mengganggu performanya di lapangan.
Selain itu, Saliba juga lebih sering menjalani latihan ringan dibandingkan rekan-rekannya. Program tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko cedera semakin parah.
Operasi Jadi Jalan Terakhir
Kondisi punggung yang terus memburuk akhirnya membuat Saliba mengambil keputusan menjalani operasi setelah kembali dari Amerika Serikat. Ia merasa sudah tidak mampu lagi menahan rasa sakit yang terus muncul.
Sebelum ditarik keluar saat menghadapi Spanyol, Saliba dikabarkan mengeluhkan kondisi tubuhnya kepada Dayot Upamecano. Ia mengaku bagian punggungnya sudah mengalami mati rasa sehingga sulit melanjutkan pertandingan.
Keputusan menjalani operasi juga telah diberitahukan kepada Arsenal. Klub kini bersiap mendampingi proses pemulihan sang bek agar dapat kembali bermain dalam kondisi terbaik.
Laporan lain menyebut pelatih Prancis, Didier Deschamps, tidak mengetahui secara penuh tingkat keparahan cedera yang dialami Saliba selama Piala Dunia 2026.
Arsenal Kehilangan Pilar Pertahanan
Operasi tersebut diperkirakan membuat Saliba harus menepi selama empat hingga lima bulan. Artinya, ia berpotensi melewatkan sepertiga awal musim 2026/2027 bersama Arsenal.
Kehilangan Saliba jelas menjadi pukulan besar bagi The Gunners. Selama beberapa musim terakhir, ia menjadi pilar utama di lini belakang bersama Gabriel dan memiliki peran penting dalam menjaga pertahanan tim.
Tanpa kehadirannya, pelatih Arsenal harus mencari komposisi baru agar pertahanan tetap solid menghadapi jadwal padat pada awal musim.
Mosquera dan Calafiori Siap Mengisi Kekosongan
Absennya Saliba membuka peluang bagi pemain lain untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak. Cristhian Mosquera menjadi salah satu kandidat terkuat untuk mengisi posisi bek tengah.
Selain Mosquera, Arsenal juga memiliki opsi memainkan Riccardo Calafiori di jantung pertahanan. Fleksibilitas pemain asal Italia tersebut dapat menjadi solusi selama Saliba menjalani masa pemulihan.
Kini fokus utama Arsenal adalah memastikan proses rehabilitasi Saliba berjalan lancar. The Gunners berharap bek andalannya bisa kembali memperkuat tim secepat mungkin dan membantu klub bersaing dalam perebutan gelar pada musim 2026/2027.


