Arenabetting – Jerman harus menelan kekalahan 0-1 dari Yunani dalam matchday kedua Grup B UEFA Nations League di WWK Arena, Senin (28/9/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut menjadi pukulan bagi tuan rumah yang gagal memanfaatkan sejumlah peluang untuk mencetak gol.
Tim asuhan Juergen Klopp kesulitan membongkar pertahanan Yunani sepanjang pertandingan. Situasi semakin sulit setelah tim tamu mencetak gol pada menit ke-74 melalui Dimitrios Kourbelis.
Kekalahan ini juga membuat Klopp masih belum meraih kemenangan pertamanya bersama Jerman. Sebelumnya, Die Mannschaft hanya bermain imbang 1-1 ketika menghadapi Belanda pada pertandingan pembuka.
Jerman Kesulitan Bobol Yunani
Jerman tampil dominan dalam penguasaan bola, tetapi kesulitan mengubah kontrol permainan menjadi gol. Yunani mampu menjaga pertahanan dengan disiplin sehingga ruang bagi para pemain tuan rumah sangat terbatas.
Upaya Jerman untuk mencari celah terus dilakukan hingga babak kedua. Namun, penyelesaian akhir dan ketatnya pertahanan lawan membuat mereka belum mampu mengubah tekanan menjadi keunggulan.
Yunani justru menemukan momentum pada menit ke-74. Kourbelis yang masuk sebagai pemain pengganti berhasil melepaskan tembakan dari luar kotak penalti.
Bola hasil tembakannya mengenai kaki Joshua Kimmich sebelum berubah arah dan masuk ke gawang Jerman. Gol tersebut membuat tuan rumah berada dalam posisi sulit pada sisa pertandingan.
Klopp Tak Terlalu Terpengaruh
Jerman mencoba mengejar setelah tertinggal. Namun, waktu yang tersisa tidak cukup bagi mereka untuk menemukan gol penyama hingga pertandingan berakhir.
Klopp mengaku tidak menyangka timnya kalah dalam pertandingan tersebut. Meski begitu, pelatih berusia 59 tahun itu tidak terlalu terganggu dengan hasil negatif yang baru saja dialami.
Menurut Klopp, kekalahan merupakan bagian dari perjalanan sebagai pelatih. Ia merasa sudah mengalami banyak hasil buruk sepanjang karier sehingga satu kekalahan bersama Jerman tidak akan mengubah pendekatannya.
Pelatih tersebut memilih melihat pertandingan sebagai bahan untuk mendapatkan informasi. Baginya, hasil negatif tetap bisa memberikan manfaat apabila tim mampu mengambil pelajaran yang tepat setelah pertandingan.
Klopp Masih Cari Kemenangan Perdana
Kekalahan dari Yunani membuat Klopp belum meraih kemenangan sejak mulai menangani Jerman pada musim panas 2026. Debutnya bersama Die Mannschaft berakhir dengan hasil imbang melawan Belanda.
Kini, Klopp harus segera mencari solusi agar Jerman bisa kembali ke jalur kemenangan. Kekalahan di kandang membuat evaluasi menjadi penting, terutama setelah tim gagal mencetak gol.
Pertahanan Yunani menjadi salah satu tantangan terbesar dalam pertandingan tersebut. Jerman harus mencari cara agar penguasaan bola yang mereka miliki bisa lebih efektif ketika memasuki area pertahanan lawan.
Hasil ini juga memberikan pengalaman baru bagi Klopp dalam menangani tim nasional. Berbeda dengan sepakbola klub, ia memiliki waktu persiapan yang lebih terbatas untuk memperbaiki kekurangan sebelum pertandingan berikutnya.
Jerman Harus Ambil Pelajaran
Klopp memilih tidak larut dalam kekalahan tersebut. Ia ingin Jerman mengambil kesimpulan yang tepat agar hasil negatif ini dapat menjadi bahan perbaikan untuk pertandingan berikutnya.
Kegagalan mencetak gol menjadi salah satu pekerjaan yang perlu diperhatikan. Jerman harus lebih tajam ketika mendapatkan peluang dan mampu menemukan solusi saat menghadapi pertahanan rapat.
Di sisi lain, gol Yunani juga memperlihatkan bagaimana satu momen bisa menentukan hasil pertandingan. Bola yang berubah arah setelah mengenai Kimmich akhirnya membuat Jerman kehilangan poin di kandang.
Perjalanan Klopp bersama Jerman masih berada pada tahap awal. Setelah imbang melawan Belanda dan kalah dari Yunani, ia kini memiliki tugas untuk membangun kembali permainan tim sekaligus mengejar kemenangan pertama bersama Die Mannschaft.


