Arenabetting – Timnas Spanyol bersiap menghadapi Argentina pada partai final Piala Dunia 2026 dengan tensi yang sudah memanas sebelum pertandingan dimulai. Bek La Furia Roja, Aymeric Laporte, ikut menyoroti gaya bermain lawannya yang dinilai kerap mengandalkan kontak fisik sepanjang turnamen.
Laporte berharap wasit Slavko Vincic mampu memimpin laga secara adil dan tegas. Menurutnya, keputusan wasit akan sangat berpengaruh terhadap jalannya pertandingan, apalagi duel ini menjadi penentu gelar juara dunia.
Pemain berusia 32 tahun itu menilai semua tim seharusnya mendapat perlakuan yang sama. Ia ingin setiap pelanggaran diproses sesuai aturan agar pertandingan berjalan sportif dan tidak memicu ketegangan yang berlebihan.
Argentina Kembali Jadi Sorotan
Sejak fase grup, Albiceleste beberapa kali mendapat sorotan terkait keputusan wasit. Sejumlah lawan seperti Aljazair, Mesir, hingga Swiss sempat melontarkan kritik karena merasa beberapa keputusan menguntungkan tim asuhan Lionel Scaloni.
Sepanjang turnamen, Argentina hanya menerima sembilan kartu kuning dan belum pernah mendapatkan kartu merah. Catatan tersebut ikut memunculkan perdebatan karena ada beberapa insiden yang dinilai layak berujung hukuman lebih berat.
Laporte mengaku memahami bahwa pertandingan besar selalu berlangsung keras. Namun, ia berharap standar kepemimpinan wasit tetap konsisten sehingga tidak ada tim yang merasa dirugikan sepanjang laga.
Insiden Kontra Inggris Jadi Perbincangan
Kontroversi kembali muncul ketika Albiceleste mengalahkan Inggris dengan skor 2-1 di babak semifinal. Salah satu momen yang ramai dibahas terjadi saat Enzo Fernandez terlihat melakukan kontak ke leher Elliot Anderson pada awal pertandingan, tetapi tidak mendapat kartu.
Tak hanya itu, proses gol kedua Argentina juga menuai perdebatan. Banyak pihak menilai Lionel Messi lebih dulu melakukan pelanggaran terhadap Djed Spence sebelum mengirim umpan silang yang berhasil diselesaikan Lautaro Martinez menjadi gol.
Meski mendapat protes dari banyak pendukung Inggris, pertandingan tetap berlanjut tanpa peninjauan ulang terhadap insiden tersebut. Keputusan itu semakin memanaskan pembahasan menjelang partai final.
Situasi tersebut membuat Laporte berharap tidak ada lagi keputusan kontroversial ketika Spanyol bertemu Albiceleste di laga penentuan.
Laporte Minta Wasit Kendalikan Pertandingan
Laporte menilai tugas utama wasit adalah menjaga pertandingan tetap berada dalam kendali sejak menit awal. Jika pelanggaran yang jelas dibiarkan, suasana pertandingan berpotensi berubah menjadi tidak kondusif.
Bek Spanyol itu juga menegaskan dirinya tidak mempermasalahkan permainan agresif selama masih sesuai dengan aturan sepak bola. Menurutnya, duel fisik merupakan bagian dari pertandingan, tetapi harus tetap berada dalam batas yang wajar.
Ia mengingatkan bahwa beberapa laga sebelumnya memperlihatkan sejumlah tindakan yang mengejutkan karena tidak mendapat hukuman. Kondisi seperti itu dinilai bisa memancing emosi para pemain di lapangan.
Laporte berharap semua keputusan di final nanti benar-benar berdasarkan aturan sehingga kedua tim memiliki kesempatan yang sama untuk meraih kemenangan.
Final Piala Dunia Diprediksi Berjalan Sengit
Pertandingan antara La Furia Roja dan Albiceleste akan menjadi penutup Piala Dunia 2026 yang untuk pertama kalinya diikuti oleh 48 negara peserta. Kedua tim tampil konsisten sejak awal turnamen hingga akhirnya bertemu di partai puncak.
Laga yang digelar di New York New Jersey Stadium pada Senin (20/7) pukul 02.00 WIB itu diperkirakan berlangsung sengit. Selain memperebutkan trofi juara dunia, kedua tim sama-sama membawa ambisi besar untuk mengukir sejarah baru.
Sorotan pun kini tidak hanya mengarah kepada para pemain, tetapi juga kepada Slavko Vincic yang diharapkan mampu memimpin pertandingan dengan tegas dan adil agar final berlangsung bersih tanpa kontroversi.


