Mainbolaonline.org – Enzo Maresca tidak merasa khawatir dengan banyaknya pemain Manchester City yang meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas ini. Manajer asal Italia tersebut percaya The Citizens sudah memiliki rencana untuk mengisi posisi yang kosong sebelum bursa transfer ditutup.
Maresca kini memulai era baru Manchester City setelah menggantikan Pep Guardiola. Guardiola sebelumnya menangani klub selama satu dekade dan berhasil membawa 20 trofi ke Etihad Stadium.
Namun, laga resmi pertama Maresca berakhir mengecewakan. Manchester City kalah 0-3 dari Arsenal pada Community Shield sehingga mulai muncul pertanyaan mengenai kemampuan sang manajer menghadapi tantangan besar di klub tersebut.
Banyak Pilar Tinggalkan Man City
Manchester City kehilangan sejumlah pemain penting pada musim panas ini. John Stones, Bernardo Silva, Nathan Ake, James Trafford, Rodri, dan Tijjani Reijnders menjadi bagian dari daftar pemain yang meninggalkan klub.
Kepergian Rodri dan Reijnders menjadi perhatian karena keduanya memiliki peran besar di lini tengah. Sementara Silva juga memberikan pengalaman serta kreativitas yang penting bagi permainan City.
Sejauh ini, City baru mendatangkan Elliot Anderson, Geronimo Rulli, dan pemain muda Jeremy Monga. Jumlah tersebut memang belum sebanding dengan banyaknya pemain yang pergi.
Kondisi ini membuat Maresca harus bekerja cepat. Ia perlu memastikan komposisi skuad tetap cukup kuat untuk menjalani kompetisi yang panjang.
Maresca Sudah Tahu Kebutuhan Tim
Maresca menegaskan bahwa situasi tersebut tidak membuatnya panik. Sejak awal, ia mengaku sudah mengetahui posisi mana saja yang perlu diperkuat bersama direktur olahraga dan manajemen klub.
Manchester City masih memiliki waktu untuk melakukan pembelian pemain. Maresca percaya banyak hal bisa berubah sebelum bursa transfer musim panas resmi ditutup.
Klub kini dikaitkan dengan beberapa nama. Enzo Fernandez, Ayyoub Bouaddi, Manu Kone, dan Pedro Neto menjadi pemain yang masuk dalam radar Manchester City.
Namun, Maresca tidak menetapkan jumlah pemain yang wajib didatangkan. Menurutnya, keputusan transfer akan bergantung pada situasi dan kebutuhan skuad.
City Tak Mau Terburu-buru
Maresca tidak ingin menentukan target transfer hanya berdasarkan jumlah pemain yang sudah pergi. Ia lebih memilih fokus kepada kualitas dan kebutuhan setiap posisi.
Pelatih asal Italia itu juga menegaskan hasil pertandingan tidak akan mengubah rencana transfer Manchester City. Kemenangan maupun kekalahan tidak menjadi alasan untuk mengambil keputusan secara terburu-buru.
Pendekatan tersebut membuat City tetap memiliki ruang untuk menentukan pilihan terbaik. Manajemen klub bisa menunggu hingga target yang sesuai tersedia di pasar.
Maresca ingin memastikan setiap pemain baru benar-benar cocok dengan rencana permainan. Ia tidak ingin sekadar menambah jumlah anggota skuad.
Tantangan Pertama Hadapi Bournemouth
Manchester City kini harus segera mengalihkan perhatian ke Liga Inggris. Mereka akan menghadapi Bournemouth di Etihad Stadium pada Minggu, 23 Agustus 2026 dalam laga pekan pertama.
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Maresca untuk merespons kekalahan dari Arsenal. Ia perlu menunjukkan bahwa City mampu beradaptasi dengan perubahan besar setelah era Guardiola berakhir.
Skuad yang ada harus memberikan performa terbaik sambil menunggu kemungkinan tambahan pemain baru. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi sang manajer.
Jika rencana transfer berjalan sesuai kebutuhan, Manchester City berpeluang memiliki skuad yang lebih seimbang. Maresca kini tinggal menunggu perkembangan bursa sebelum menentukan langkah berikutnya.


