Mainbolaonline.org – Franco Mastantuono langsung mencuri perhatian setelah tampil luar biasa bersama Fiorentina. Pemain muda asal Argentina itu mencetak hat-trick sekaligus membuat sejarah baru di lima liga top Eropa.
Fiorentina bertandang ke markas Venezia, Stadio Pier Luigi Penzo, pada lanjutan Serie A, Sabtu (12/9/2026). La Viola akhirnya menang 4-2, dengan tiga gol Mastantuono dan satu gol tambahan dari Mateo Pellegrino.
Kemenangan tersebut terasa sangat penting bagi Fiorentina. Sebelumnya, klub asal Firenze itu selalu kalah dalam tiga pertandingan pertama Serie A. Kini, tiga poin perdana datang berkat penampilan gemilang pemain berusia 19 tahun tersebut.
Mastantuono Jadi Bintang Fiorentina
Mastantuono tampil sebagai ancaman utama bagi pertahanan Venezia sepanjang pertandingan. Tiga gol yang ia cetak membuat Fiorentina mampu membawa pulang kemenangan dari laga yang berlangsung sengit tersebut.
Venezia sempat memberikan perlawanan melalui gol Akor Adams dan Antoine Hainaut. Namun, tambahan gol Pellegrino serta hat-trick Mastantuono memastikan tuan rumah harus mengakui keunggulan La Viola.
Bagi Mastantuono, performa tersebut menjadi momen penting dalam perjalanan kariernya. Ia bukan hanya membantu Fiorentina mengakhiri rentetan kekalahan, tetapi juga mencatatkan rekor pribadi yang sangat istimewa.
Pecahkan Rekor yang Diwariskan Messi
Hat-trick tersebut membuat Mastantuono menjadi pemain Argentina termuda yang mampu mencetak tiga gol dalam satu pertandingan di lima liga top Eropa. Rekor sebelumnya masih menjadi milik Lionel Messi.
Mastantuono mencatat pencapaian tersebut ketika usianya baru 19 tahun 28 hari. Angka itu membuatnya melewati rekor Messi yang sebelumnya mencatat hat-trick pada usia 19 tahun 259 hari.
Messi menciptakan catatan tersebut saat membela Barcelona dalam pertandingan melawan Real Madrid pada 10 Maret 2007. Rekor itu kemudian bertahan selama lebih dari 19 tahun sebelum akhirnya dipecahkan Mastantuono.
Perbedaan usia ketika mencetak hat-trick pertama di kompetisi Eropa mencapai 231 hari. Pencapaian tersebut semakin memperkuat reputasi Mastantuono sebagai salah satu talenta muda Argentina yang tengah berkembang pesat.
Digadang-gadang Jadi Penerus Messi
Mastantuono memang sudah lama mendapat perhatian di Argentina. Gaya bermainnya membuat ia dipandang sebagai salah satu pemain muda yang berpotensi menjadi penerus Messi di sisi kanan Timnas Argentina.
Pemain kelahiran Azul tersebut juga sudah merasakan atmosfer tim nasional. Mastantuono telah mengoleksi empat caps bersama Argentina, sehingga pengalamannya di level internasional mulai bertambah.
Perkembangan kariernya meningkat pesat setelah Real Madrid merekrutnya dari River Plate dengan nilai transfer 45 juta euro pada musim lalu. Namun, kesempatan bermain reguler bersama Los Blancos belum mudah didapatkan.
Situasi itu akhirnya membuat Mastantuono dipinjamkan ke Fiorentina pada musim panas ini. Klub Serie A tersebut kini menjadi tempat bagi sang pemain untuk mendapatkan pengalaman sekaligus mengembangkan kemampuannya.
Fiorentina Jadi Panggung Penting
Debut gemilang Mastantuono bersama Fiorentina menjadi sinyal positif untuk perjalanan musim ini. Hat-trick ke gawang Venezia langsung memberinya kepercayaan diri sekaligus membantu klub meraih kemenangan perdana.
Fiorentina tentu berharap sang pemain bisa menjaga performanya dalam pertandingan berikutnya. Kesempatan bermain lebih banyak dapat menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas Mastantuono.
Jika perkembangan tersebut terus berlanjut, masa peminjamannya bisa menjadi fase penting dalam karier sang pemain. Mastantuono kini punya kesempatan membuktikan bahwa dirinya layak menyandang status sebagai salah satu talenta besar Argentina.


