Arenabetting – Laga panas antara West Ham United melawan Arsenal kembali memunculkan kontroversi VAR yang ramai dibahas publik sepak bola Inggris. Duel tersebut berakhir dengan kemenangan tipis Arsenal 1-0, tetapi drama di menit akhir justru jadi sorotan utama.
West Ham sebenarnya sempat membuat stadion bergemuruh setelah Callum Wilson mencetak gol penyeimbang menjelang pertandingan usai. Namun harapan The Hammers buyar karena VAR memutuskan gol itu tidak sah.
Keputusan tersebut langsung memancing perdebatan panjang. Banyak fans menilai insiden yang melibatkan kiper Arsenal David Raya masih layak diperdebatkan, apalagi situasi serupa sering terjadi dalam sepak pojok Liga Inggris.
Gol West Ham Dianulir VAR
Momen kontroversial bermula dari situasi sepak pojok di penghujung laga. Pablo terlihat melakukan kontak dengan David Raya saat bola datang ke area kotak penalti Arsenal.
Wasit VAR menilai ada pelanggaran yang mengganggu pergerakan sang kiper. Raya yang gagal menangkap bola dengan sempurna akhirnya dianggap terhalang lebih dulu sebelum bola masuk ke gawang.
Keputusan itu membuat kubu West Ham kecewa berat karena mereka merasa kontak tersebut masih dalam batas wajar duel udara. Suporter tuan rumah juga langsung meluapkan protes sepanjang sisa pertandingan.
Di sisi lain, Arsenal tentu bernapas lega karena tiga poin penting tetap aman. Hasil itu menjaga posisi Meriam London di puncak klasemen Liga Inggris dalam fase akhir musim yang semakin menegangkan.
Guardiola Tak Mau Terjebak Polemik
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, ikut mendapat pertanyaan terkait kontroversi tersebut. Namun pelatih asal Spanyol itu memilih tidak terlalu larut dalam polemik VAR.
Pep menilai semua keputusan berada di tangan wasit dan perangkat VAR. Menurutnya, para pelatih maupun pemain hanya bisa menerima hasil akhir yang sudah diputuskan di lapangan.
Ia juga mengingatkan bahwa teknologi VAR sudah lama digunakan di sepak bola modern. Karena itu semua tim seharusnya mulai terbiasa menghadapi berbagai keputusan yang kadang menguntungkan atau merugikan.
Sikap santai Guardiola cukup menarik karena banyak pihak sebenarnya menunggu komentarnya soal Arsenal. Apalagi rivalitas perebutan gelar musim ini masih berlangsung sangat ketat.
Persaingan Gelar Makin Panas
Kemenangan Arsenal atas West Ham membuat posisi mereka di puncak klasemen tetap aman sementara waktu. The Gunners kini mengoleksi 79 poin dari 36 pertandingan.
Manchester City masih membuntuti di posisi kedua dengan selisih yang belum terlalu jauh. The Citizens juga masih memiliki satu pertandingan lebih sedikit dibanding rivalnya tersebut.
Situasi itu membuat tekanan kini berada di kubu City. Mereka wajib terus menang jika ingin menjaga peluang mempertahankan gelar Liga Inggris sampai pekan terakhir musim.
Arsenal sendiri mulai memperlihatkan mental kuat dalam beberapa pertandingan terakhir. Walau kerap mendapat tekanan besar, skuad Mikel Arteta tetap mampu mengamankan hasil penting.
City Fokus Kejar Arsenal
Pep Guardiola tampaknya lebih memilih fokus kepada pertandingan timnya sendiri ketimbang membahas keputusan wasit klub lain. City dijadwalkan menghadapi Crystal Palace dalam laga penting tengah pekan ini.
Tambahan tiga poin menjadi target wajib bagi The Citizens agar jarak dengan Arsenal semakin dekat. Persaingan juara musim ini memang masih terbuka lebar hingga beberapa laga terakhir.
Guardiola memahami bahwa tekanan di fase akhir kompetisi selalu besar. Karena itu ia tidak ingin energi timnya habis hanya untuk memikirkan kontroversi yang sulit dikendalikan.
Dengan jadwal yang semakin padat dan tensi perebutan gelar yang tinggi, duel Arsenal dan City diprediksi bakal terus menghadirkan drama sampai penutupan musim Liga Inggris nanti.


