Arenabetting – Marcus Rashford kembali mendapat sorotan setelah menjalani awal musim yang sulit bersama Manchester United. Penyerang asal Inggris itu belum mencetak gol maupun assist, sehingga kontribusinya untuk Setan Merah belum sesuai harapan.
Michael Owen ikut memperhatikan situasi tersebut. Mantan pemain MU itu melihat Rashford seperti bermain dengan tekanan besar dan tidak terlihat menikmati permainannya bersama klub yang sudah lama menjadi bagian dari kariernya.
Kondisi tersebut terasa kontras dengan performa Rashford ketika menjalani masa peminjaman di Barcelona musim lalu. Bersama Blaugrana, ia mampu mencetak 14 gol dan 15 assist di seluruh kompetisi sebelum kembali ke Old Trafford.
Rashford Belum Beri Kontribusi
Rashford menjadi pilihan utama di sisi kiri serangan MU pada awal musim ini. Namun, kesempatan bermain yang didapat belum menghasilkan kontribusi berupa gol ataupun assist.
Situasi itu ikut menjadi perhatian karena MU juga kesulitan mendapatkan hasil positif. Setan Merah baru meraih satu kemenangan dari lima pertandingan Liga Inggris, dengan dua hasil imbang dan dua kekalahan.
Hasil tersebut membuat MU sementara berada di posisi ke-12 dengan koleksi lima poin. Performa tim yang belum stabil membuat tekanan terhadap para pemain semakin besar, termasuk kepada Rashford.
Owen Soroti Tekanan di MU
Owen melihat ada sesuatu yang membuat Rashford terlihat terbebani ketika bermain untuk MU. Menurutnya, ekspresi dan permainan sang penyerang memperlihatkan bahwa ia belum merasa nyaman dengan situasi yang sedang dihadapi.
Penilaian tersebut menjadi perhatian karena Rashford bukan pemain baru di Old Trafford. Ia tumbuh di akademi MU dan sudah lama mengenal atmosfer klub tersebut sejak masih berada di level junior.
Owen juga merasa kondisi itu cukup sulit dipahami. Rashford bermain untuk klub yang berasal dari kota tempat dirinya tumbuh, sehingga secara ideal situasi tersebut seharusnya menjadi sesuatu yang bisa dinikmati.
Namun, performa di lapangan menunjukkan persoalan berbeda. Rashford belum mampu menemukan sentuhan terbaiknya dan masih mencari cara untuk kembali tampil seperti ketika memperkuat Barcelona.
Performa di Barcelona Jadi Pembanding
Musim lalu menjadi periode produktif bagi Rashford saat membela Barcelona. Ia berhasil mengemas 14 gol dan 15 assist dalam seluruh kompetisi selama menjalani masa peminjaman.
Catatan tersebut membuat kepulangannya ke MU membawa ekspektasi besar. Rashford diharapkan bisa mempertahankan produktivitas sekaligus menjadi salah satu sumber gol utama tim.
Akan tetapi, awal musim berjalan jauh berbeda. Dalam lima pertandingan liga, ia belum mencatatkan gol atau assist sehingga kontribusinya belum terlihat seperti ketika berada di Barcelona.
Perbedaan performa itu membuat kondisi Rashford menjadi bahan pembicaraan. Meski begitu, penilaian mengenai perasaannya tetap berasal dari pengamatan Owen, bukan pernyataan langsung dari Rashford.
MU Butuh Rashford Kembali Tajam
MU tentu membutuhkan lebih banyak kontribusi dari pemain depan untuk memperbaiki posisi di klasemen. Rashford menjadi salah satu pemain yang diharapkan mampu memberikan tambahan ancaman dari sisi kiri.
Dengan musim yang masih panjang, peluang bagi Rashford untuk memperbaiki catatannya masih terbuka. Ia dapat menggunakan pertandingan berikutnya untuk membangun kembali kepercayaan diri dan menemukan ritme permainan.
Kini, perhatian tertuju pada respons Rashford setelah mendapat sorotan tersebut. Jika mampu kembali menemukan performa seperti musim lalu, ia punya kesempatan membantu MU keluar dari periode sulit pada awal kompetisi.


