Arenabetting Situs Judi Bola Sbobet Terpercaya

Real Madrid Gagal Dominan Meski Mbappe Gacor, Jordi Alba Soroti Kurangnya Kolektivitas

Arenabetting – Kehadiran Kylian Mbappe di Real Madrid sempat diyakini bakal membawa era baru kejayaan untuk Los Blancos. Namun kenyataannya, Madrid justru masih kesulitan meraih gelar-gelar utama dalam dua musim terakhir.

Secara individu, Mbappe sebenarnya tampil sangat luar biasa. Penyerang asal Prancis itu sudah mengoleksi 85 gol hanya dari 100 pertandingan sejak datang ke Santiago Bernabeu pada musim panas 2024.

Musim ini saja, Mbappe mencetak 41 gol dari 41 laga. Jumlah itu jauh meninggalkan pemain Madrid lainnya dan semakin menegaskan statusnya sebagai mesin gol utama tim.

Madrid Terlalu Bergantung pada Mbappe

Produktivitas Mbappe memang luar biasa, tetapi situasi itu juga memperlihatkan betapa besarnya ketergantungan Madrid kepada sang superstar.

Pemain lain belum mampu memberi kontribusi yang setara. Vinicius Junior yang menjadi tandem utama Mbappe bahkan baru mencetak 21 gol musim ini.

Perbedaan kontribusi tersebut membuat permainan Madrid sering terlihat terlalu fokus kepada satu sosok. Ketika Mbappe tampil bagus, tim ikut hidup. Namun saat dirinya kesulitan, performa Madrid ikut menurun drastis.

Padahal dalam sepak bola modern, keseimbangan tim dan kerja kolektif sering kali lebih menentukan dibanding sekadar mengandalkan pemain bintang.

Gelar Besar Tetap Gagal Diraih

Walau Mbappe rajin mencetak gol, Madrid tetap gagal mengamankan trofi paling penting musim ini. Mereka tersingkir di UEFA Champions League, gagal di Copa del Rey, dan mulai tertinggal dalam persaingan LaLiga.

Dua trofi yang berhasil dimenangkan Madrid bersama Mbappe hanyalah Piala Super Eropa dan Piala Interkontinental. Kedua ajang itu bahkan hanya dimainkan dalam satu pertandingan.

Hal tersebut membuat banyak pihak mulai mempertanyakan keseimbangan proyek galactico terbaru Madrid. Tim dianggap terlalu fokus membangun kekuatan di sekitar nama besar pemain.

Situasi ruang ganti yang belakangan mulai panas juga membuat kondisi klub semakin tidak stabil di akhir musim.

Jordi Alba Bandingkan dengan Barcelona

Mantan bek Barcelona, Jordi Alba, ikut memberi pandangan soal kondisi Madrid saat ini.

Menurut Alba, sepak bola modern tidak lagi hanya soal memiliki pemain terbaik dunia. Ia menilai kekuatan utama tim justru terletak pada kolektivitas dan kerja sama seluruh pemain.

Alba kemudian membandingkan situasi Madrid dengan Barcelona yang kini tampil solid bersama banyak pemain muda jebolan La Masia. Ia merasa Barca bermain jauh lebih kompak sebagai tim.

Menurutnya, seluruh pemain Barcelona ikut bertahan dan menyerang bersama. Faktor kebersamaan itu dianggap menjadi pembeda utama dibanding Madrid musim ini.

Madrid Perlu Cari Keseimbangan Baru

Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi Madrid ke depan. Memiliki pemain seperti Mbappe memang keuntungan luar biasa, tetapi sepak bola modern membutuhkan lebih dari sekadar ketajaman individu.

Los Blancos harus menemukan cara agar seluruh pemain bisa tampil dalam satu ritme yang sama. Jika tidak, ketergantungan kepada Mbappe justru bisa menjadi bumerang.

Dengan tekanan besar dari fans dan hasil yang belum memuaskan, Madrid dipastikan akan menjalani musim panas yang sangat sibuk untuk membenahi skuad mereka.