Arenabetting – Real Madrid membuka perjalanan di Liga Champions 2026/27 dengan kemenangan. Los Blancos mengalahkan Inter Milan 2-1 dalam duel sengit di Santiago Bernabeu, Rabu (9/9) dinihari WIB.
Pertandingan berjalan terbuka sejak awal. Inter lebih dominan dalam penguasaan bola dengan 64 persen dan melepaskan 21 percobaan, sedangkan Madrid hanya menguasai 36 persen namun mampu membuat 16 tembakan.
Kylian Mbappe dan Federico Valverde membawa Madrid unggul dua gol, sebelum Carlos Augusto memperkecil ketertinggalan Inter. Madrid harus bekerja keras pada babak kedua untuk mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.
Madrid Efektif Manfaatkan Kesalahan
Inter langsung menekan sejak awal dan membuat Thibaut Courtois bekerja keras. Marcus Thuram mendapat peluang setelah kerja sama dengan Lautaro Martinez, tetapi tembakannya masih mampu diamankan kiper Madrid. Saat Inter sedang agresif menyerang, Madrid justru mencuri gol pada menit ke-14 setelah kesalahan dalam membangun serangan dimanfaatkan Brahim Diaz.
Mbappe menyelesaikan peluang tersebut dengan sepakan mendatar yang masuk ke gawang Inter. Gol itu membuat Madrid mendapatkan keuntungan meski tidak lebih dominan dalam penguasaan bola.
Sembilan menit kemudian, Valverde menggandakan keunggulan. Josep Martinez terlalu lama menguasai bola sehingga Valverde berhasil merebutnya dan mencetak gol ke gawang yang sudah kosong.
Courtois Jadi Penyelamat Madrid
Inter berusaha segera merespons melalui bola mati. Hakan Calhanoglu beberapa kali mengarahkan tendangan bebas berbahaya, tetapi Courtois tampil sigap mengamankan ancaman tersebut.
Peluang terbaik Inter lainnya datang dari Curtis Jones. Ia memperoleh ruang tembak di depan kotak penalti, tetapi sepakannya hanya membentur mistar gawang Madrid.
Di sisi lain, Josep Martinez juga tampil penting untuk menjaga Inter tetap hidup. Ia menggagalkan tembakan Mbappe dan Jude Bellingham menjelang turun minum.
Memasuki babak kedua, Madrid kembali memperoleh sejumlah peluang. Martinez kembali menunjukkan refleks bagus saat menghadapi Mbappe, Bellingham, dan Vinicius Junior sehingga Inter tidak semakin tertinggal.
Inter Terus Mengejar
Inter tidak menyerah dan terus menekan pertahanan Madrid. Courtois harus kembali melakukan penyelamatan ketika Alessandro Bastoni melepaskan tembakan mendatar dari luar kotak penalti.
Madrid juga punya kesempatan untuk memperbesar skor. Brahim Diaz mengirim umpan kepada Bellingham dan Vinicius, tetapi penyelesaian keduanya belum menghasilkan gol tambahan.
Tekanan Inter akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-76. Lautaro Martinez mengirim umpan silang dari sisi kanan yang disambar Carlos Augusto untuk mengubah skor menjadi 1-2.
Gol tersebut membuat pertandingan semakin menegangkan. Inter terus mencari gol penyeimbang, sementara Madrid mencoba memanfaatkan ruang melalui serangan balik.
Madrid Bertahan Sampai Akhir
Pada menit-menit akhir, Inter kembali menguji Courtois melalui tembakan Henrikh Mkhitaryan dan Lautaro. Namun, kiper Belgia itu mampu menjaga gawang Madrid dari kebobolan kedua.
Madrid juga sempat memiliki peluang melalui pemain pengganti Yan Diomande, tetapi tembakannya di dekat tiang masih melebar. Setelah itu, Inter terus menekan sampai pertandingan berakhir.
Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang. Hasil ini menjadi modal penting bagi Los Blancos dalam memulai perjalanan Liga Champions, sementara Inter harus mengevaluasi sejumlah kesalahan yang membuat mereka kehilangan poin. Kemenangan tersebut juga menunjukkan bahwa Madrid mampu bertahan dalam tekanan dan tetap efektif ketika kesempatan datang di depan gawang.
Bagi Inter, kekalahan ini terasa mengecewakan karena mereka menciptakan lebih banyak peluang. Namun, penyelesaian akhir dan kesalahan individu membuat dominasi permainan tidak cukup untuk mengamankan hasil positif.


