Arenabetting – AS Roma menjaga start sempurnanya di Serie A 2026/27 setelah meraih kemenangan dramatis atas Atalanta. Bermain di Stadion Olimpico, Minggu (6/9/2026) dini hari WIB, Roma sempat tertinggal sebelum akhirnya membalikkan keadaan dengan dua gol dalam waktu singkat.
Atalanta lebih dulu mencetak gol pada awal babak kedua. Roma yang tampil dominan sepanjang pertandingan baru mampu menyamakan kedudukan melalui sundulan Mario Hermoso pada menit ke-89. Situasi kemudian berubah drastis pada masa injury time ketika Matias Soule mencetak gol kemenangan pada menit ke-90+3.
Hasil tersebut membuat Roma menyapu bersih tiga pertandingan awal Serie A musim ini. Paulo Dybala dan kolega sudah mengoleksi sembilan poin dengan catatan 10 gol dan hanya kebobolan satu kali. Performa itu membuat Giallorossi untuk sementara berada di puncak klasemen Liga Italia.
Comeback Jadi Bukti Mental Roma
Kemenangan atas Atalanta menjadi salah satu hasil yang menunjukkan perkembangan Roma di bawah arahan Gian Piero Gasperini. Tim ibu kota Italia itu mampu tetap menjaga tekanan meski waktu pertandingan hampir habis dan peluang untuk membalikkan keadaan semakin kecil.
Roma tidak kehilangan kepercayaan diri setelah tertinggal. Dominasi yang mereka bangun sepanjang laga akhirnya membuahkan hasil pada penghujung pertandingan, sebelum Soule memastikan tiga poin lewat gol yang tercipta hanya beberapa menit setelah gol penyama kedudukan.
Menurut Gasperini, cara Roma meraih kemenangan tersebut memperlihatkan adanya keyakinan kuat di dalam tim. Situasi ketika tertinggal hingga mendekati akhir pertandingan justru mampu diubah menjadi kemenangan, sekaligus menjadi tanda bahwa para pemain memiliki kualitas untuk menghadapi tekanan.
Kedalaman Skuad Jadi Kekuatan
Gasperini juga menilai kekuatan Roma musim ini tidak hanya terlihat dari pemain yang berada di lapangan. Pelatih asal Italia itu melihat kedalaman skuad menjadi salah satu faktor penting yang membuat timnya mampu mempertahankan performa meski harus menjalani pertandingan dengan tekanan tinggi.
Jumlah pemain Roma memang lebih sedikit dibandingkan musim sebelumnya. Namun, Gasperini merasa kualitas yang tersedia justru mengalami peningkatan. Kondisi tersebut dianggap cukup penting karena persaingan di Serie A dan kompetisi Eropa membutuhkan pilihan pemain yang bisa diandalkan.
Situasi di bangku cadangan juga memperlihatkan opsi yang dimiliki Roma. Beberapa pemain seperti Marten de Roon, Koulierakis, dan Rensch masih tersedia sebagai alternatif, sementara Lorenzo Pellegrini harus absen karena cedera.
Menurut Gasperini, kualitas pemain cadangan menjadi nilai positif yang sangat penting bagi Roma. Meski jumlah pemain belum ideal untuk menghadapi jadwal Liga Champions, ia tetap melihat timnya memiliki kedalaman yang cukup untuk menjaga level permainan.
Roma Masih Sempurna di Serie A
Tiga pertandingan pertama memberikan hasil maksimal bagi Roma. Mereka berhasil meraih sembilan poin dari tiga kemenangan dan mencatat produktivitas 10 gol, sebuah awal yang membuat persaingan papan atas Serie A langsung menjadi menarik.
Catatan pertahanan Roma juga menjadi perhatian positif. Tim tersebut baru kemasukan satu gol dari tiga pertandingan. Kombinasi antara produktivitas tinggi dan pertahanan yang cukup solid membuat Roma tampil sebagai salah satu tim yang paling meyakinkan pada awal musim.
Kemenangan atas Atalanta terasa semakin penting karena diraih melalui situasi sulit. Roma tidak hanya mendapatkan tiga poin, tetapi juga menunjukkan kemampuan untuk terus mengejar hasil hingga pertandingan memasuki menit-menit terakhir.
Performa tersebut memberikan modal besar bagi skuad Gasperini untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Konsistensi akan menjadi tantangan selanjutnya karena posisi di puncak klasemen harus dipertahankan dari kejaran tim-tim seperti Inter Milan.
Puncak Klasemen Jadi Target Berikutnya
Dengan sembilan poin, Roma untuk sementara memimpin klasemen Serie A 2026/27. Mereka unggul atas Inter Milan dalam selisih gol setelah mencatat produktivitas yang lebih baik dalam tiga pertandingan awal.
Start seperti ini tentu memberikan kepercayaan diri besar kepada para pemain. Apalagi, kemenangan atas Atalanta menunjukkan bahwa Roma mampu mendapatkan hasil meski pertandingan berjalan sulit dan peluang kemenangan baru terbuka pada menit-menit akhir.
Gasperini kini memiliki tugas untuk menjaga momentum tersebut sepanjang musim. Kedalaman skuad yang dinilainya semakin berkualitas bisa menjadi modal penting untuk menghadapi jadwal padat sekaligus menjaga Roma tetap bersaing di papan atas Serie A.


