Arenabetting Situs Judi Bola Sbobet Terpercaya

Tuchel Kritik Wasit Usai Inggris Singkirkan Meksiko di Laga Dramatis

Arenabetting – Inggris berhasil mengamankan tiket ke perempatfinal Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Meksiko dengan skor 3-2 pada babak 16 besar. Pertandingan yang berlangsung di Estadio Azteca, Mexico City, Senin pagi WIB itu berlangsung sengit hingga menit terakhir.

Kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah oleh Inggris. Tim asuhan Thomas Tuchel harus bermain dengan 10 pemain sejak awal babak kedua setelah Jarell Quansah menerima kartu merah pada menit ke-54.

Selain kehilangan satu pemain, Inggris juga harus menghadapi keputusan penalti yang membuat pertandingan semakin menegangkan. Situasi itu kemudian menjadi sorotan utama Tuchel setelah laga berakhir.

Kartu Merah dan Penalti Jadi Titik Balik

Pertandingan berjalan ketat dengan kedua tim saling memberikan tekanan sejak menit awal. Namun suasana berubah setelah Quansah harus meninggalkan lapangan lebih cepat akibat kartu merah yang diterimanya.

Bermain dengan jumlah pemain yang lebih sedikit membuat Inggris harus mengubah pendekatan permainan mereka. The Three Lions lebih banyak mengandalkan serangan balik sambil menjaga pertahanan tetap rapat.

Masalah bertambah ketika Meksiko mendapatkan hadiah penalti pada babak kedua. Keputusan tersebut muncul setelah wasit Alireza Faghani melakukan peninjauan melalui VAR.

Tuchel Soroti Keputusan Wasit

Tuchel menilai sejumlah keputusan yang diambil perangkat pertandingan tidak berada pada level yang seharusnya untuk pertandingan sebesar Piala Dunia. Pelatih asal Jerman itu mengaku kecewa dengan jalannya kepemimpinan wasit sepanjang laga.

Menurutnya, keputusan yang diambil oleh wasit utama maupun ofisial lainnya tidak cukup baik. Ia merasa beberapa momen penting justru menimbulkan kebingungan di lapangan.

Tuchel juga menyoroti proses peninjauan VAR yang berujung pada pemberian penalti kepada Meksiko. Ia menilai keputusan tersebut menimbulkan pertanyaan karena sebelumnya wasit tidak melihat adanya pelanggaran.

Pelatih Inggris itu berpandangan bahwa situasi tersebut tidak memenuhi kategori kesalahan yang jelas dan nyata sehingga layak untuk dibatalkan melalui VAR.

VAR Ikut Jadi Sorotan

Keberadaan VAR kembali menjadi bahan perdebatan setelah pertandingan berakhir. Tuchel menilai intervensi teknologi seharusnya hanya dilakukan dalam situasi yang benar-benar jelas.

Ia juga menyoroti komposisi petugas VAR yang bertugas pada pertandingan tersebut. Menurut pandangannya, keputusan penting seperti penalti harus memiliki dasar yang benar-benar kuat sebelum diubah.

Meski demikian, keputusan wasit tetap tidak bisa diubah dan Inggris harus menerima situasi yang ada di lapangan. Beruntung bagi mereka, hasil akhir tetap berpihak kepada timnya.

Kemenangan ini membuat langkah The Three Lions menuju babak perempatfinal tetap terjaga meski harus melewati pertandingan yang penuh tekanan.

Fokus Inggris Kini ke Perempatfinal

Terlepas dari kontroversi yang terjadi, Inggris berhasil menunjukkan karakter kuat saat bermain dengan 10 pemain. Mereka mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.

Keberhasilan ini menjadi modal penting bagi The Three Lions untuk menghadapi tantangan berikutnya di Piala Dunia 2026. Mental bertanding para pemain mendapat ujian besar dan mampu dilewati dengan baik.

Di sisi lain, Tuchel berharap kualitas kepemimpinan pertandingan pada fase berikutnya bisa lebih baik. Menurutnya, laga sebesar Piala Dunia membutuhkan keputusan yang konsisten agar tidak menimbulkan kontroversi baru.