Mainbolaonline.org – Arsenal membuka musim 2026/27 dengan trofi setelah mencukur Manchester City 3-0 di Community Shield. Kemenangan di Millennium Stadium, Cardiff, Minggu (16/8/2026), menjadi modal positif bagi pasukan Mikel Arteta.
Riccardo Calafiori, Kai Havertz, dan Martin Odegaard menjadi pencetak gol Arsenal dalam laga tersebut. The Gunners tampil dominan dan mampu membuat tim asuhan Enzo Maresca kesulitan mengembangkan permainan.
Namun, Arsenal tidak boleh terlalu cepat merasa aman. Ada catatan sejarah Community Shield yang justru kurang bersahabat bagi tim pemenang ketika memasuki persaingan Premier League.
Arsenal Tampil Meyakinkan Lawan Man City
Arsenal langsung menunjukkan keseriusan sejak awal pertandingan. Calafiori bahkan mencetak gol ketika laga baru berjalan 23 detik dan membuat Manchester City harus mengejar keadaan.
Setelah itu, Arsenal tetap bermain agresif. Havertz dan Odegaard kemudian menambah dua gol untuk memastikan kemenangan telak 3-0.
Hasil tersebut membuat Arsenal semakin percaya diri menjelang persaingan Premier League. Mereka juga berhasil mengalahkan salah satu rival utama dalam perebutan gelar.
Statistik Community Shield Jadi Peringatan
Meski terlihat menjanjikan, sejarah menunjukkan bahwa kemenangan Community Shield tidak selalu berlanjut menjadi gelar Premier League. Pada era Premier League, hanya delapan dari 34 pemenang Community Shield yang kemudian menjadi juara liga pada musim yang sama.
Situasinya bahkan lebih menarik dalam beberapa tahun terakhir. Hanya Manchester City pada musim 2018/19 yang berhasil meraih Community Shield sekaligus menjadi juara Premier League dalam 15 edisi terakhir.
Artinya, Arsenal memang mendapatkan trofi pertama, tetapi perjalanan menuju gelar liga masih sangat panjang. Kemenangan di laga pembuka musim tidak bisa menjadi jaminan keberhasilan.
Arsenal Harus Waspadai Kutukan Community Shield
Dalam beberapa musim terakhir, pemenang Community Shield justru kesulitan mengangkat trofi Premier League. Arsenal sendiri pernah mengalami situasi serupa setelah memenangkan Community Shield pada 2020 dan 2023.
Pada 2020, Arsenal mengalahkan Liverpool di Community Shield tetapi hanya finis di posisi kedelapan Premier League. Tiga tahun kemudian, Arsenal kembali memenangkan Shield sebelum mengakhiri liga sebagai runner-up di belakang Manchester City.
Catatan tersebut tentu tidak berarti Arsenal akan mengalami nasib sama musim ini. Namun, sejarah memberikan peringatan bahwa konsistensi di liga jauh lebih penting daripada kemenangan dalam satu pertandingan.
Target Arsenal Kini Lebih Berat
Arsenal memasuki musim baru dengan status juara bertahan Premier League. Karena itu, tekanan untuk mempertahankan gelar akan semakin besar.
Mikel Arteta harus menjaga kondisi skuad sepanjang musim. Jadwal padat, cedera, dan persaingan dengan Manchester City, Liverpool, serta tim besar lainnya bisa menjadi tantangan.
Kemenangan atas Manchester City tetap menjadi sinyal positif bagi Arsenal. Namun, The Gunners harus membuktikan bahwa performa tersebut bisa dipertahankan selama 38 pertandingan.
Jika mampu melakukannya, Arsenal punya peluang mematahkan tren buruk Community Shield. Trofi pembuka musim pun bisa menjadi awal dari pesta yang lebih besar.


