Mainbolaonline.org – Arsenal memasuki musim 2026/2027 dengan status juara bertahan Premier League. Setelah mengakhiri penantian selama 22 tahun, The Gunners kini menghadapi tantangan yang tidak kalah berat, yakni mempertahankan gelar liga untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka di era Premier League.
Arsenal meraih gelar Liga Inggris 2025/2026 yang menjadi trofi liga ke-14 sepanjang sejarah klub. Keberhasilan tersebut semakin memperkuat keyakinan bahwa tim asuhan Mikel Arteta sudah kembali menjadi kekuatan utama di kompetisi domestik.
Namun, ada catatan buruk yang harus segera dipatahkan. Arsenal belum pernah mampu mempertahankan gelar Premier League sejak kompetisi tersebut bergulir. Musim depan menjadi kesempatan besar untuk menghapus catatan tersebut sekaligus membuktikan konsistensi mereka.
Arsenal Punya Modal Besar
Kesuksesan musim lalu menjadi modal penting bagi Arsenal menghadapi kompetisi baru. Para pemain sudah mengetahui bagaimana cara bersaing dalam perebutan gelar hingga akhir musim dan memahami tekanan yang datang bersama status juara.
Mikel Arteta juga berhasil membangun skuad yang semakin matang. Permainan Arsenal terlihat lebih konsisten, sementara kedalaman tim terus diperkuat untuk menghadapi jadwal padat sepanjang musim.
Persaingan tetap tidak akan mudah karena klub-klub besar Premier League juga terus memperkuat tim. Namun, Arsenal memiliki keuntungan karena fondasi skuad mereka relatif stabil dan sudah terbiasa dengan sistem Arteta.
Catatan Buruk Masih Menghantui
Sejarah Premier League menunjukkan Arsenal selalu kesulitan mempertahankan gelar. Setelah menjadi juara pada 1997/1998, mereka gagal mempertahankan trofi pada musim berikutnya dan harus puas menjadi runner-up di bawah Manchester United.
Kejadian serupa terulang setelah Arsenal menjadi juara pada 2001/2002. Semusim kemudian, mereka kembali finis di posisi kedua dan Manchester United keluar sebagai juara Premier League.
Arsenal kemudian meraih gelar pada 2003/2004 dengan catatan tidak terkalahkan. Namun, pada musim berikutnya Chelsea mengambil alih posisi teratas sehingga Arsenal kembali gagal mempertahankan mahkota.
Kini, jarak waktu yang panjang membuat catatan tersebut semakin menarik. Arsenal punya peluang untuk mengubah sejarah dengan skuad yang dinilai lebih matang dibandingkan era sebelumnya.
Rival Juga Mengalami Perubahan
Peluang Arsenal semakin terbuka karena beberapa rival utama mereka menghadapi perubahan besar. Liverpool, Chelsea, dan Manchester City memasuki musim baru dengan manajer berbeda sehingga membutuhkan waktu untuk membangun kembali permainan.
Manchester United juga masih berada dalam proses bersama Michael Carrick. Statusnya sebagai manajer permanen membuatnya memiliki tanggung jawab besar untuk membawa klub kembali bersaing di papan atas.
Kondisi tersebut bisa menjadi keuntungan bagi Arsenal pada awal musim. The Gunners dapat memanfaatkannya dengan tampil konsisten sejak pekan pertama dan mengumpulkan poin sebanyak mungkin.
Arsenal Ingin Tancap Gas
Arsenal tidak ingin terlena setelah sukses menjadi juara. Kai Havertz menilai timnya harus meningkatkan level permainan karena para pesaing juga akan datang dengan kekuatan yang lebih besar.
Menurut Havertz, Arsenal memiliki kemampuan untuk mempertahankan gelar. Karena itu, seluruh pemain harus bekerja lebih keras sejak awal kompetisi dan tidak boleh kehilangan fokus dalam setiap pertandingan.
Ambisi tersebut sejalan dengan rencana klub yang masih aktif memperkuat skuad. Jika tambahan pemain berkualitas berhasil didatangkan, Arsenal punya modal semakin kuat untuk mencoba mematahkan kutukan sekaligus mempertahankan gelar Premier League.


