Mainbolaonline.org – Real Madrid harus puas bermain imbang 2-2 melawan Fiorentina dalam laga pramusim. Los Blancos sempat tampil dominan dan unggul dua gol, tetapi keunggulan itu akhirnya sirna setelah lawan mampu bangkit pada babak kedua.
Pertandingan Real Madrid kontra Fiorentina berlangsung di Worthersee Stadion, Klagenfurt, Austria, Sabtu (1/8/2026) malam WIB. Madrid tampil agresif sejak awal dan mencetak dua gol melalui Endrick serta Alexis Ciria.
Namun, Fiorentina tidak menyerah begitu saja. Roberto Piccoli dan Moise Kean berhasil mencetak gol balasan sehingga pertandingan berakhir tanpa pemenang. Jose Mourinho pun memiliki pandangan menarik terhadap performa Madrid.
Madrid Tampil Meyakinkan di Babak Pertama
Mourinho menilai Real Madrid memperlihatkan permainan sangat bagus ketika kondisi fisik para pemain masih prima. Menurutnya, Los Blancos mampu mengendalikan pertandingan dan menciptakan banyak peluang.
Dua gol yang tercipta menjadi gambaran dari dominasi Madrid pada periode tersebut. Mourinho bahkan menilai selisih keunggulan dua gol seharusnya masih bisa diperbesar sebelum jeda.
Pelatih asal Portugal itu melihat Madrid sebenarnya memiliki kesempatan untuk mencetak tiga atau bahkan empat gol pada babak pertama jika mampu memaksimalkan seluruh peluang.
Permainan Mulai Menguras Energi
Situasi berubah setelah pertandingan memasuki fase yang lebih keras. Fiorentina mulai memberikan tekanan lebih besar sehingga pemain Madrid harus bekerja ekstra untuk mempertahankan keunggulan.
Mourinho melihat perubahan intensitas tersebut membuat energi para pemain Madrid terkuras. Permainan yang awalnya berjalan dengan nyaman kemudian berubah menjadi duel fisik.
Kondisi itu akhirnya membuat performa Madrid menurun. Fiorentina memanfaatkan situasi tersebut untuk meningkatkan tekanan dan mencari celah di lini pertahanan lawannya.
Wajah Ketiga Jadi Perhatian Mourinho
Meski kecewa karena keunggulan terlepas, Mourinho justru memberikan apresiasi terhadap respons Madrid ketika kondisi fisik mulai menurun.
Ia melihat tim tetap mampu bermain sebagai satu kesatuan meski para pemain sudah sangat lelah. Menurut Mourinho, kemampuan tersebut menjadi salah satu hal positif yang bisa diambil dari pertandingan.
Madrid tetap berusaha mengontrol jalannya laga hingga akhir. Hal itu menunjukkan karakter tim yang tidak mudah kehilangan struktur meski menghadapi tekanan besar.
Bagi Mourinho, reaksi tersebut lebih penting daripada sekadar hasil akhir pertandingan pramusim.
Hasil Imbang Jadi Evaluasi
Hasil melawan Fiorentina menjadi pertandingan pertama Real Madrid yang gagal dimenangi selama pramusim 2026. Sebelumnya, mereka berhasil mengalahkan Alcorcon dan Leganes.
Karena masih berada dalam tahap persiapan, hasil imbang ini bisa menjadi bahan evaluasi bagi Mourinho dan tim pelatih.
Madrid masih memiliki waktu untuk memperbaiki kondisi fisik, konsistensi permainan, serta kemampuan menjaga keunggulan sebelum musim kompetisi resmi dimulai.

