Arenabetting – Lionel Messi kini punya dua klub sepak bola di Spanyol. Menariknya, kedua tim tersebut bermain di level berbeda, yakni UE Cornella yang berada di divisi kelima dan CD Eldense yang tampil di Segunda atau divisi kedua.
Messi lebih dulu mengambil alih kepemilikan Cornella pada April 2026. Beberapa bulan kemudian, mantan bintang Barcelona itu kembali masuk ke dunia kepemilikan klub dengan membeli Eldense dari Grupo TH, kelompok investasi asal Kolombia.
Kehadiran Messi langsung membawa perhatian besar kepada Eldense. Klub tersebut sebelumnya sedang berada dalam situasi sulit setelah belum meraih kemenangan dari empat laga liga musim ini dan berpisah dengan pelatih Claudio Barragán pada awal pekan.
Messi Mulai Bangun Portofolio Klub
Langkah Messi membeli Cornella menjadi awal keterlibatannya sebagai pemilik klub di Spanyol. Tim yang bermain di divisi kelima itu menjadi bagian pertama dari proyek kepemilikan sang megabintang di sepak bola profesional Negeri Matador.
Tidak lama berselang, Messi memperluas kepemilikannya dengan mengambil alih Eldense. Dengan begitu, kini ada dua klub Spanyol dari jenjang kompetisi berbeda yang berada di bawah kepemilikan pemain asal Argentina tersebut.
Jarak tiga tingkat antara Cornella dan Eldense untuk sementara membuat situasi tersebut tidak menimbulkan persoalan regulasi. Namun, perkembangan proyek kedua klub dalam beberapa tahun ke depan masih menjadi sesuatu yang menarik untuk diperhatikan.
Eldense Langsung Raih Kemenangan
Eldense memasuki periode baru bersama Messi dalam kondisi yang kurang ideal. Sebelum pergantian pemilik, klub belum mampu memenangkan empat pertandingan liga musim ini dan bahkan harus kehilangan pelatih kepala Claudio Barragán.
Situasi itu berubah setelah Messi masuk sebagai pemilik baru. Eldense akhirnya mampu meraih kemenangan dengan skor telak 4-1 atas Ovideo pada Sabtu (3/10/2026) dini hari WIB.
Kemenangan tersebut menjadi awal yang positif bagi proyek baru Eldense. Klub berharap perubahan kepemilikan dapat membawa perkembangan yang lebih baik, bukan hanya dari sisi hasil pertandingan.
Manajemen juga menyiapkan proyek jangka panjang yang mencakup berbagai aspek klub. Fokusnya tidak hanya pada prestasi olahraga, tetapi juga pengembangan kelembagaan dan kehidupan sosial di sekitar Eldense.
Pergantian Pemilik Jadi Sorotan
Messi mengambil alih Eldense dari Grupo TH yang berasal dari Kolombia. Pergantian tersebut menjadi perubahan kepemilikan ketiga bagi klub dalam satu tahun terakhir.
Frekuensi pergantian pemilik yang cukup cepat membuat Eldense berada dalam periode penuh perubahan. Kondisi itu menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi Messi dalam menjalankan proyek barunya.
Dengan masuknya nama besar seperti Messi, perhatian terhadap Eldense tentu semakin besar. Namun, keberhasilan proyek tersebut tetap akan bergantung pada bagaimana klub mengelola perubahan dalam jangka panjang.
Kepemilikan dua klub di Spanyol juga membuat langkah Messi semakin menarik. Kedua tim memiliki perjalanan masing-masing, sehingga perkembangan Cornella dan Eldense nantinya akan menjadi bagian penting dari proyek sang mantan pemain Barcelona.
Messi Juga Punya Klub di Uruguay
Kepemilikan Cornella dan Eldense bukan satu-satunya keterlibatan Messi dalam dunia klub sepak bola. Ia juga memiliki bagian kepemilikan Deportivo LSM di Uruguay bersama Luis Suarez, rekan setimnya di Inter Miami.
Di Spanyol, dua klub milik Messi saat ini terpaut cukup jauh dalam struktur kompetisi. Kondisi tersebut membuat risiko benturan regulasi belum menjadi persoalan dalam waktu dekat.
Namun, aturan sepak bola Spanyol berpotensi menjadi perhatian jika Cornella dan Eldense suatu saat bermain di level kompetisi yang sama. RFEF kemungkinan tidak akan mengizinkan dua klub dengan pemegang saham mayoritas yang sama berkompetisi pada divisi yang sama.


