Arenabetting – AS Roma harus puas bermain imbang 2-2 saat menghadapi Borussia Dortmund dalam laga uji coba pramusim di Signal Iduna Park, Sabtu (15/8/2026) malam WIB. Roma sempat unggul dua gol hanya dalam sembilan menit pertama, tetapi Dortmund mampu mengejar sebelum pertandingan berakhir.
Pertandingan ini menjadi laga uji coba terakhir Roma sebelum memasuki Serie A 2026/2027. Paulo Dybala dan Bryan Cristante membawa Roma unggul cepat, tetapi Julian Ryerson dan Serhou Guirassy kemudian membuat Dortmund menyamakan skor.
Hasil tersebut membuat Roma hanya meraih satu kemenangan dalam lima pertandingan pramusim. Sementara itu, Dortmund mendapatkan pertandingan penting sebelum menghadapi Bayern Munchen di Piala Super Jerman pekan depan.
Roma Unggul Cepat Lewat Dybala
Roma langsung tampil agresif sejak menit awal pertandingan. Dybala membuka keunggulan pada menit keempat setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Dortmund dan menyambar bola untuk membawa tim tamu unggul.
Keunggulan tersebut membuat Roma semakin percaya diri dalam membangun serangan. Hanya lima menit kemudian, I Lupi berhasil menggandakan skor melalui Cristante.
Gol kedua berawal dari aksi Dybala yang memberikan umpan kepada Cristante. Sang gelandang kemudian menyelesaikan peluang tersebut untuk membuat Roma unggul 2-0 dalam waktu singkat.
Dortmund Bangkit Sebelum Jeda
Dortmund tidak membutuhkan waktu lama untuk memberikan respons. Pada menit ke-12, Ryerson berhasil memperkecil ketertinggalan setelah berada dalam posisi bebas di depan gawang Roma.
Gol tersebut membuat Dortmund kembali menemukan momentum. Tim tuan rumah mulai meningkatkan tekanan dan memaksa lini belakang Roma bekerja lebih keras.
Usaha Dortmund akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-28. Guirassy memanfaatkan bola yang diberikan Ryerson dan menuntaskannya menjadi gol untuk mengubah skor menjadi 2-2.
Setelah gol tersebut, kedua tim masih memiliki sejumlah peluang. Namun, tidak ada tambahan gol hingga pertandingan berakhir sehingga skor imbang tetap bertahan.
Pramusim Roma Belum Konsisten
Hasil imbang ini menjadi gambaran bahwa Roma masih memiliki beberapa pekerjaan rumah sebelum kompetisi resmi dimulai. Tim asuhan Roma harus memperbaiki konsistensi setelah hanya meraih satu kemenangan dari lima laga pramusim.
Meski demikian, performa awal melawan Dortmund memberikan sinyal positif. Roma mampu mencetak dua gol dengan cepat dan menunjukkan efektivitas ketika mendapatkan peluang di area berbahaya.
Masalahnya adalah keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan. Setelah unggul 2-0, Roma kehilangan momentum dan memberikan ruang bagi Dortmund untuk membangun serangan.
Kini Roma memiliki waktu untuk melakukan evaluasi sebelum pertandingan pertama Serie A. Mereka akan menghadapi Fiorentina di kandang pada Selasa (25/8/2026) dini hari WIB.
Dortmund Bersiap Hadapi Bayern
Bagi Dortmund, hasil imbang ini menjadi bagian dari persiapan terakhir sebelum menghadapi pertandingan besar. Mereka akan berjumpa Bayern Munchen dalam Piala Super Jerman.
Duel Dortmund melawan Bayern akan berlangsung di Signal Iduna Park pada Minggu (23/8/2026) dini hari WIB. Pertandingan tersebut menjadi ujian kompetitif pertama bagi Dortmund setelah rangkaian persiapan pramusim.
Performa melawan Roma memberikan beberapa bahan evaluasi sebelum laga tersebut. Dortmund menunjukkan kemampuan bangkit setelah tertinggal dua gol, tetapi masih harus memperbaiki pertahanan agar tidak kembali kebobolan dengan mudah.
Dengan laga penting yang sudah menanti, Dortmund perlu menjaga momentum positif dari comeback melawan Roma. Pertandingan kontra Bayern juga akan menjadi kesempatan untuk mengukur kesiapan mereka menghadapi musim baru.


