Arenabetting – Liverpool mendapat kabar kurang menyenangkan menjelang pertandingan melawan Fenerbahce dalam lanjutan matchday keempat fase liga Liga Champions 2026/2027. The Reds dipastikan tidak bisa membawa Ryan Gravenberch ke Istanbul karena gelandang asal Belanda tersebut masih mengalami cedera tumit.
Liverpool dijadwalkan bertandang ke markas Fenerbahce di Sukru Saracoglu Stadium, Kamis (5/11/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi tim asuhan Andoni Iraola untuk melanjutkan hasil positif setelah meraih kemenangan dalam tiga laga awal.
Absennya Gravenberch tentu menjadi perhatian tersendiri bagi Liverpool. Meski belum selalu menjadi pilihan utama musim ini, kehadiran pemain tersebut tetap memberikan tambahan pilihan di sektor tengah The Reds.
Liverpool Incar Kemenangan di Markas Fenerbahce
Liverpool datang ke pertandingan ini dengan modal produktivitas gol yang cukup baik. Mereka sudah mencetak 12 gol dalam tiga pertandingan awal Liga Champions musim ini, hanya kalah dari Paris Saint-Germain dalam jumlah gol.
Di sisi lain, Fenerbahce belum berhasil meraih kemenangan pada fase liga. Klub asal Turki tersebut baru mengumpulkan dua poin dan berada di posisi ke-31 klasemen sementara.
Catatan pertahanan Fenerbahce juga belum meyakinkan. Mereka sudah kebobolan sembilan gol dalam tiga pertandingan, atau rata-rata tiga gol pada setiap laga. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi Liverpool untuk kembali menunjukkan ketajaman lini serangnya.
Cedera Tumit Membuat Gravenberch Absen
Meski memiliki peluang meraih tiga poin, Liverpool harus menghadapi pertandingan ini tanpa Gravenberch. Berdasarkan informasi dari situs resmi klub, gelandang tersebut tidak masuk dalam rombongan pemain yang dibawa ke Istanbul karena masih menjalani pemulihan cedera tumit.
Masalah tersebut sudah dialami Gravenberch sejak pekan sebelumnya. Cedera itu juga membuatnya tidak bisa tampil ketika Liverpool menghadapi Arsenal dalam pertandingan akhir pekan lalu.
Dalam pertandingan tersebut, Gravenberch hanya berada di bangku cadangan dan tidak mendapatkan kesempatan bermain. Dia juga diminta tetap berada di AXA Training Centre untuk menjalani proses pemulihan agar kondisinya bisa segera membaik.
Manajer Liverpool, Andoni Iraola, mengungkapkan bahwa kondisi Gravenberch masih harus dipantau setiap hari. Dia belum bisa memastikan berapa lama sang pemain akan menepi karena cedera tersebut cukup mengganggu aktivitasnya.
Iraola Ungkap Kondisi Cedera Gravenberch
Iraola menjelaskan bahwa Gravenberch mengalami retakan pada bagian tumit. Cedera tersebut menimbulkan rasa sakit yang cukup berat sehingga sang gelandang merasa tidak nyaman ketika mencoba kembali berlatih atau melakukan pemanasan.
Sebelumnya, Gravenberch sempat menjalani pemanasan menjelang pertandingan melawan Arsenal. Namun, kondisinya belum cukup meyakinkan untuk dimainkan dan rasa sakit yang dialaminya juga tidak menunjukkan perkembangan positif setelah itu.
Situasi tersebut membuat Liverpool memilih tidak mengambil risiko dengan memaksakan sang pemain tampil. Tim medis akan terus memantau perkembangannya sebelum menentukan kapan Gravenberch bisa kembali memperkuat tim.
Untuk sementara, Liverpool memiliki beberapa pilihan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan gelandang asal Belanda tersebut. Trey Nyoni menjadi salah satu nama yang berpeluang mendapatkan kesempatan bermain di lini tengah.
Nyoni dan Szoboszlai Jadi Alternatif Liverpool
Selain Nyoni, Dominik Szoboszlai juga berpeluang mengisi posisi di sektor tengah. Gelandang tersebut sudah pulih dari cedera sehingga bisa kembali menjadi pilihan bagi Iraola dalam pertandingan melawan Fenerbahce.
Liverpool tentu berharap absennya Gravenberch tidak terlalu memengaruhi keseimbangan permainan tim. Apalagi, pertandingan di Istanbul menjadi kesempatan penting untuk mempertahankan posisi mereka dalam persaingan fase liga Liga Champions.
Gravenberch sendiri masih kesulitan mendapatkan tempat reguler di tim utama sepanjang musim ini karena lebih sering memulai pertandingan dari bangku cadangan. Meski begitu, cedera yang dialaminya tetap menjadi kerugian bagi Liverpool karena mengurangi pilihan pemain di lini tengah.


